Minggu, 26 April 2026

Hari Santri

Peringatan Hari Santri, Ade Yasin Berharap Santri Jadi Teladan Terapkan Protokol Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Bogor merayakan Hari Santri Nasional 2020 dengan upacara yang dipimpin Bupati Bogor Ade Yasin, di Lapangan Tegar Beriman, Kamis.

Penulis: Hironimus Rama |
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Upacara peringatan Hari Santri Nasional 2020 Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (22/10/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Hari ini, 22 Oktober 2020, diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Tema Peringatan Hari Santri Tahun 2020 adalah "Santri Sehat Indonesia kuat".

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merayakan Hari Santri Nasional 2020 dengan upacara yang dipimpin Bupati Bogor Ade Yasin, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (22/10/2020).

Anak-anak murid pengajian di Tapos, Depok memeringati Hari Santri Nasional dengan berjalan kaki sambil membawa poster dan bendera merah putih, Kamis (22/10/2020).
Anak-anak murid pengajian di Tapos, Depok memeringati Hari Santri Nasional dengan berjalan kaki sambil membawa poster dan bendera merah putih, Kamis (22/10/2020). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Bupati Ade Yasin berharap para santri menjadi teladan dalam menerapkan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) dalam setiap aktifitas sehingga  terhindar dari penularan Virus Covid-19.

“Ditengah kondisi Pandemi Covid- 19, seluruh elemen masyarakat termasuk santri dan pesantren dihimbau agar senantiasa memiliki perilaku PBHS,” ujar Ade.

Menurut Ade, santri harus memiliki sosok yang sehat baik fisik maupun mental sehingga menjadi modal dasar untuk menunjang Pembangunan Indonesia kearah yang lebih baik. 

Baca juga: Hari Santri 2020, Menag Ingatkan Pesantren Bersiap Adaptasi Regulasi Ponpes, Ini Kata Mahfud MD

Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional 2020, Asosiasi Pesantren NU Jakarta Utara Gelar Beragam Perlombaan

“Melihat realitas sosial dan dinamika kebangsaan saat ini yang penuh keprihatinan, santri dan pesantren harus hadir menjadi bagian solusi terhadap permasalahan sosial yang berkembang di masyarakat,” imbuhnya.

Ade berharap semangat ‘Hubbul Wathon Minal Iman’ terus tertanam didalam jiwa setiap santri sehingga mampu menjadi pendorong semangat dalam meningkatkan daya saing dalam pergaulan Indonesia di dunia internasional serta penerus kemerdekaan dan benteng penjaga keutuhan NKRI.

Saat ini jumlah pondok pesantren yang terdaftar pada kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor sebanyak kurang lebih 1.404 pesantren.  

Baca juga: Hari Santri Nasional, SANKEN Bagi-bagi Hadiah di Masjid KH Hasyim Asyari Cengkareng

"Banyaknya jumlah pesantren di Kabupaten Bogor merupakan potensi yang sangat besar untuk menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam membantu mengembangkan pendidikan, dakwah dan pengembangan pemberdayaan masyarakat serta memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas akhlak/moral, sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,"ungkapnya.

Sejumlah santri Ponpes Daarul Muttaqien 2 melakukan longmarch dengan berjalan kaki menyusuri Jalan Cadas-Kukun, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Senin (22/10/2018).
Sejumlah santri Ponpes Daarul Muttaqien 2 melakukan longmarch dengan berjalan kaki menyusuri Jalan Cadas-Kukun, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Senin (22/10/2018). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, Ade mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta yang mengikuti Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) tingkat Kabupaten Bogor secara virtual tanggal 14-17 Oktober 2020 dan kafilah MTQ Kabupaten Bogor yang telah mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat pada tanggal 3-11 september 2020 di Kabupaten Subang.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved