Breaking News:

Kabar Karawang

Pandemi Virus Corona Bikin PAD Karawang Anjlok 26 Persen

Pandemi virus corona berdampak besar pada sektor pariwisata di Kabupaten Karawang.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Kompas.com
Ilustrasi -- Update virus corona di Indonesia Minggu 4 Oktober 2020 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Pandemi virus corona berdampak besar pada sektor pariwisata di Kabupaten Karawang.

Demikian yang dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang, Hadis Herdiana, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang mengalami penurunan drastis.

Pemerintah Kabupaten Karawang membuka Workshop Monitoring, Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa pada Rabu (21/10/2020).
Pemerintah Kabupaten Karawang membuka Workshop Monitoring, Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa pada Rabu (21/10/2020). (Pemkab Karawang)

Penurunan terbesar yaitu terjadi pada sektor pariwisata sehingga hal ini mempengaruhi PAD Kabupaten Karawang di tahun 2020.

"Saat ini dampak yang masih berpengaruh hanya dari sektor pariwisata, seperti hotel dan rumah makan atau restoran, sedangkan sektor tersebut berkontribusi besar terhadap PAD di Kabupaten Karawang," kata Hadis.

Sejak anggaran murni, PAD Karawang sempat menurun 18 persen hingga terjadi refokusing anggaran. Kini penurunan kembali terjadi menjadi 26 persen.

Wisata Taman Limo, Jatiwangi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, ikut terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Wisatawan yang berkunjung berkurang hingga 70 persen karena pandemi virus corona.
Wisata Taman Limo, Jatiwangi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, ikut terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Wisatawan yang berkunjung berkurang hingga 70 persen karena pandemi virus corona. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Menurut Hadis, penurunan ini dianggap wajar karena dampak pandemi.

"Jadi 18 persen itu saat Anggaran Murni hingga ke Refocusing Anggaran. Setelah Refocusing Anggaran ke Anggaran Perubahan, penurunan target dinaikan menjadi 26 persen," katanya.

Menurut Hadis, penurunan target hingga 26 persen ini, tidak hanya terjadi di Kabupaten Karawang, melainkan juga terjadi di beberapa Kabupaten lain di Jawa Barat. Bahkan penurunan target diantara 20 hingga 30 persen. 

Wisata Taman Limo, Jatiwangi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, ikut terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Wisatawan yang berkunjung berkurang hingga 70 persen karena pandemi virus corona.
Wisata Taman Limo, Jatiwangi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, ikut terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Wisatawan yang berkunjung berkurang hingga 70 persen karena pandemi virus corona. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Setelah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), geliat perekonomian kembali dimulai,” katanya.

“Tetapi pada Bulan September lalu, kondisi Covid-19 kan kembali ramai, bahkan di beberapa daerah yang masuk ke zona merah menerapkan PSBB Tahap ll," paparnya. 

Saat ini, data sementara target PAD sebesar Rp 930 miliar turun menjadi Rp 762,662 miliar. Sedangkan realisasinya Rp 698,672 miliar atau 91,53 persen.

Satgas Covid-19 memperkenalkan gerakan 3 W yaitu Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun,  demi menghindari Covid-19.
Satgas Covid-19 memperkenalkan gerakan 3 W yaitu Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun, demi menghindari Covid-19. (Satgas Covid-19)

Hadis menyebut, jika realisai tersebut masih dianggap bagus.

"Ini masih bagus meski banyaknya sektor ekonomi masyarakat yang masih terdampak Pandemi Covid-19," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved