Breaking News:

Virus corona

Kepala BNPB Doni Monardo Anjurkan Masyarakat Tetap di Rumah Saja Saat Libur Panjang Pekan Depan

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, Doni mengatakan dampak liburan sangat berpengaruh pada kenaikan kasus Covid-19

Tribunnews/Dany Permana
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). 

Wartakotalive.com, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satgas Penanggulangan Covid-19 Doni Monardo menganjurkan masyarakat tetap di rumah saja saat jelang cuti yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan libur akhir pekan yang dimulai pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 mendatang.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, Doni mengatakan dampak liburan sangat berpengaruh pada kenaikan kasus Covid-19.

Ia mengambil contoh saat liburan Idul Adha pada akhir Juli lalu. Saat itu kenaikan kasus memang belum terlalu signifikan, tetapi pada libur panjang setelah perayaan 17 Agustus lonjakan kasusnya cukup drastis.

“Maka kasus tersebut mulai kita lihat pada minggu ke-4 bulan Agustus sampai puncaknya pada akhir September yang lalu,” kata Doni dalam Rakor Forkopimda virtual, Kamis (22/10/2020).

Setelah dilakukan intervensi oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memang diperoleh data yang menunjukkan terjadinya penurunan kasus aktif.

Pada 20 September kasus positif atau kasus aktif adalah 23,6% dan kemarin data yang diterima oleh Satgas turun ke posisi 16,81%, telah terjadi penurunan kasus 6,79%.

Data menunjukkan, pada 20 September 2020 tingkat kesembuhan berada pada angka 72,5 persen, kemudian kemarin meningkat menjadi 79,73 persen yang artinya terjadi kenaikan sebesar 7,23%.

“Nah, di satu sisi Indonesia mengalami penurunan yang begitu tajam, di sisi lain kasus aktif dunia mengalami peningkatan,” ujar Doni.

Hal ini, menurut Doni, merupakan sebuah prestasi yang luar biasa karena hampir 300 ribu orang sudah sembuh.

"Maka hari ini Insyaallah akan tembus 300 ribu orang yang sembuh, sebuah prestasi juga yang sangat menggembirakan. Namun, angka kematian masih belum bisa kita tekan di bawah angka global,” ujarnya.

Halaman
123
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved