Breaking News:

Virus Corona Tangsel

RLC Kota Tangsel Pulangkan Keluarga Penyintas Covid-19, Termasuk Seorang Bayi Berusia 18 Bulan

RLC Kota Tangsel Pulangkan Keluarga Penyintas Covid-19, Termasuk Seorang Bayi Berusia 18 Bulan. Berikut Kisahnya

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Alifah Wati (30) penyintas covid-19 yang dipulangkan dari RLC Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Satu keluarga penyintas covid-19 kembali dipulangkan usai menjalani perawatan medis dan isolasi mandiri di Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan (RLC Kota Tangsel).

Alifah Wati (30) mengatakan dirinya bersama para anggota keluarganya itu dirujuk ke RLC Kota Tangsel usai dinyatakan mengidap positif covid-19.

Diagnosis itu diterimanya usai sang ayah dinyatakan terpapar covid-19 saat dilakukan swab test di tempat kerjanya.

Lantas, hasil tersebut memaksa Alifah bersama anak-anaknya dan sang ibu melakukan swab test ke rumah sakit terdekat.

"Pertama itu orang tua saya atau mbah, dia kan kerja terus dia swab otomatis kan kita pas hasil swabnya papaku positif, kita sekeluarga akhirnya swab. Hasilnya itu tanggal 14 Oktober langsung kita masuk ke sini," kata Alifah saat ditemui di RLC Kota Tangsel, Serpong, Rabu (21/10/2020).

"Pas ketahuan positif kita langsung telpon orang Puskesmas, orang Puskesmas rujuk kami untuk ke sini (RLC Kota Tangsel-red) satu keluarga seperti itu," tambahnya.

Baca juga: DPRD Kota Surabaya Kritik Risma, Proyek Ratusan Miliar Tapi Tidak Ada Efek Ekonomi untuk Rakyat

Mirisnya, sang bayi yang baru berusia 18 bulan turut pula terpapar infeksi covid-19.

Alifah menuturkan terpaparnya sang bayi dikarenakan masih mengkonsumsi air susu ibu (ASI) secara rutin.

Dikarenakan dirinya yang sedang terinfeksi, sang bayi turut dinyatakan positif covid-19 usai dilakukan swab test secara bersamaan.

"Ini masih 18 bulan, karena dia masih ASI eksklusif mungkin dia terpapar juga seperti itu," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Kampanye Terselubung, Dukung Ery Cahyadi dalam Pilwalkot Surabaya

Alifah pun mengaku dirinya bersama keluarga dengan cepat dapat memulihkan tubuhnya dari infeksi covid-19.

Menurutnya dengan suasana dan program yang dijalankan oleh RLC Kota Tangsel, secara cepat dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh ia bersama sang keluarganya.

"Selama isolasi kita kan minum vitamin ya, cuman kan kita dilihat dari mentalnya terutama. Karenakan di masyarakat sana bahwa orang covid itu menular atau tidak, kita harus kuat-kuatkan mental. Jadi disini itu kekeluargaannya sangat erat sekali. Karena kalau enggak mental banyak orang disana begini kita dianggap virus pasti akan takut sama kita," ungkap Alifah.

"Kegiatannya saya cuci tangan, mandi, olahraga karena di sini ada intruktur olahraganya, kebetulan di sini hari Rabu dan Minggu ada intrukturnya, kalau enggak ada saya tetap olahraga. Sama dia (sang bayi-red) juga ikut olahraga dia orangnya aktif kalau ada ramai-ramai. Tapi alhamdulillah suruh pakai masker ini dia betah pakai masker," jelasnya. (m23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved