Hal-hal Ini Akan Dibahas Jusuf Kalla saat Berkunjung ke Vatikan dan Makkah
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla akan membahas beberapa hal saat mengunjungi Makkah, Arab Saudi dan Vatikan.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia atau DMI, Muhammad Jusuf Kalla dijadwalkan menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama di Makkah.
Namun sebelum singgah di Makkah, kota kelahiran Nabi Muhammad SAW, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia itu berkunjung ke Vatikan terlebih dahulu. Rombongan Jusuf Kalla (JK) sudah bertolak ke Vatikan, Selasa (20/10/2020) kemarin.
Buyung Wijaya Kusuma, humas museum Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam di Indonesia mengatakan di Vatikan JK akan bertemu dengan pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus.
"Setelah dari Vatikan acara dilanjutkan ke Makkah untuk membahas pendirian museum sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam di Indonesia," ujar Buyung melalui keterangan pers yang diterima, Selasa (20/10/2020).
Dalam pertemuan di Makkah, lanjut Buyung, JK akan bertemu panitia bersama yakni Liga Dunia Islam dan Yayasan Wakaf Assalam guna penandatanganan perjanjian kerja sama.
"Untuk pertemuan di Makkah, pak JK akan didampingi wakil ketua umum DMI yang juga ketua panitia pembangunan museum Nabi Muhammad, Komjen (Purn) H Syafruddin," ujarnya.
Buyung menjelaskan, museum sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam akan dibangun di Indonesia, setelah pembangunan di Makkah, dan di Madinah.
Museum sejarah Nabi Muhammad SAW di Indonesia rencananya akan dibangun di kawasan Jakarta Utara.
Peletakan batu pertama sudah dilakukan pada 26 Februari 2020 lalu, dihadiri Jusuf Kalla, Sekjen Liga Dunia Islam Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Isa, Menteri Agama Fakhrurozi, Menteri BUMN Eric Tohir, Menteri Pertanahan/ Ka. ATR Sofyan Djalil, Gubernur DKI Anies Baswedan, serta pejabat dan tokoh masyarakat.
Sementara itu terkait agenda di Vatikan, hal itu terkait keterlibatan JK sebagai salah seorang juri pada Zayed Award for Human Fraternity.
Zayed Award for Human Fraternity merupakan anugerah persaudaraan kemanusiaan yang digagas pascapertemuan Paus Fransiskus dengan Imam Besar Al-Azhar Syeikh Ahmad Al Tayeb.
Pertemuan itu menghasilkan "Dokumen Abu Dhabi" tentang persaudaraan untuk perdamaian dunia dan hidup berdampingan guna menangkal radikalisme.
Dokumen itu ditandatangani di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Februari 2019. JK merupakan satu dari lima juri yang dipercaya untuk memilih tokoh yang akan dianugerahkan Zayed Award for Human Franternity.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wali-kota-tangsel-bersama-jusuf-kalla.jpg)