Breaking News:

Omnibus Law

VIDEO Buruh dari Tangerang Sudah Menuju ke Istana Negara, Konvoi Sepeda Motor di Perempatan Grogol

Sambil mengendarai sepeda motor para buruh meneriakkan yel-yel menolak undang-undang kontroversial yang dinilai merugikan buruh.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/M Nur Ichsan Arief
Ratusan buruh dari berbagai elemen buruh di Tangerang terlihat konvoi mengendarai sepeda motor melintasi perempatan Grogol, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2020) siang. Mereka hendak ke Istana Negara untuk melakukan aksi demonstrasi menolak UU Onmibus Law Cipta Kerja. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Konvoi sepeda motor ratusan pengunju krasa yang berasal dari berbagai elemen buruh di Tangerang terlihat melintasi perempatan Grogol, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2020) siang.

Mereka hendak menuju ke Istana Negara untuk menggelar unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sambil mengendarai sepeda motor para buruh meneriakkan yel-yel menolak undang-undang kontroversial yang dinilai merugikan buruh.

Di kawasan Grogol mereka dipandu petugas gabungan TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP, dan diarahkan lurus dari Jalan Daan Mogot menuju Jalan Kyai Tapa untuk selanjutnya memasuki kawasan Harmoni.

Para petugas lengkap juga tampak berjaga-jaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat para pengunjuk rasa melintasi kawasan yang padat arus lalu lintasnya.

Baca juga: Ratusan Buruh dan Mahasiswa Tangerang Bergerak ke Jakarta

Baca juga: VIDEO Buruh dan Mahasiswa Terjang Hujan, Demo Tolak UU Omnibus Law di Kawasan Puspem Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Siap Mediasi Perwakilan Demonstran

Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyatakan siap memediasi perwakilan massa pendemo yang akan menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Ciptaker, Selasa (20/10/2020) hari ini, untuk bertemu dengan pihak pemerintah agar dapat menyampaikan aspirasi mereka.

Karenanya Nana mengimbau massa aksi yang berdemo tidak terlalu banyak, karena selain rentan terpapar Covid-19 juga rentan disusupi pihak tak bertanggung jawab yang ingin memicu kerusuhan.

"Kami siap memediasi perwakilan kelompok massa yang berdemo, untuk bertemu dengan pihak terkait. Karenanya kami harapkan jumlah massa yang berdemo tidak usah datang terlalu banyak," kata Nana, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Polda Metro Jaya Kejar Penyebar Hoaks yang Ingin Melengserkan Presiden Jokowi Lewat Aksi Demo

Meski begitu kata Nana, pihaknya tetap siap mengamankan dan mengawal jalannya aksi unjuk rasa agar berjalan tertib dan tidak terjadi anarkisme.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved