Breaking News:

Virus corona

Menristek Bambang Brodjonegoro: Awal Tahun Depan, Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke Bio Farma

jika seluruh proses berjalan lancar, awal tahun depan bibit vaksin Merah Putih dapat diserahkan kepada Bio Farma untuk menjalani uji klinis dan produk

Tribunnews.com
Menteri Riset dan Teknologi/ Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro 

Wartakotalive.com, Jakarta - Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan proses pengembangan vaksin merah putih telah memasuki fase uji kepada hewan.

Bibit vaksin yang sedang menjalani uji hewan tersebut, merupakan pengembangan dari dua institusi, yakni Lembaga Bio Molekuler (LBM) Eijkman dan Universitas Indonesia.

"Yang dari Eijkman dan UI tahapannya sudah mendekati atau sudah masuk ke tahap uji hewan," kata Bambang dalam konferensi pers daring, Selasa (20/10/2020).

Bambang mengatakan jika seluruh proses berjalan lancar, awal tahun depan bibit vaksin Merah Putih dapat diserahkan kepada Bio Farma untuk menjalani uji klinis dan produksi.

"Kalau semuanya lancar bulan Januari, paling lambat Februari kita sudah serahkan bibit vaksinnya ke Bio Farma," tutur Bambang.

Sejauh ini, pemerintah telah mengirimkan 114 whole genome sequencing (WGS) atau hasil pengurutan genom dari pasien positif Covid-19 di Indonesia ke lembaga GISAID.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembuatan vaksin Merah Putih. GISAID bakal mempelajari data genetika virus.

"Saat ini kita sudah mensubmit atau menyampaikan 114 hold genome sequencing kepada GSAID yang merupakan bank data dari virus influenza di dunia," ungkap Bambang.

Saat ini vaksin Merah Putih dikembangkan oleh enam lembaga dalam negeri, yakni LBM Eijkman, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Enam lembaga tersebut mengembangkan vaksin Covid-19 dengan metode yang berbeda. Eijkman mengembangkan dengan platform protein rekombinan, UI dengan platform DNA, MRNA, dan virus-like particle.

Sementara Universitas Airlangga adenovirus, ITB juga adenovirus, sementara Universitas Gajah Mada menggunakan protein rekombinan dan LIPI juga dengan protein rekombinan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Awal Tahun Depan, Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke Bio Farma

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved