Breaking News:

Pilkada Tangsel

DKPP RI Usut Pengusiran Anggota Bawaslu Tangsel saat Deklrasi Pasangan Calon

Karena dianggap gagal mengusut kasus pengusiran anggotanya, Fadel Galih, Bawaslu Kota Tangsel dilaporkan ke DKPP RI.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Istimewa
Pengawas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Fadel Galih, mengalami perbuatan tidak menyenangkan oleh oknum panitia acara Deklarasi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Muhamad-Rahayu Saraswati di Resto Kampoeng Anggrek, Rawa Buntu, Tangsel pada Selasa (18/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Karena dianggap gagal mengusut kasus pengusiran anggotanya, Fadel Galih, Bawaslu Kota Tangsel dilaporkan ke DKPP RI.

Seperti diketahui, Fadel Galih saat menghadiri kegiatan deklarasi pasangan calon Muhamad-Rahayu Saraswati yang diusung PDIP dan Partai Gerindra di Pilkada Tangsel, 18 Agustus 2020 lalu, dibuat malu karena diusir. 

Tak tuntasnya kasus yang ditangani pihak Bawaslu Kota Tangsel berujung akan pelaporan lembaga penyelenggara Pemilu itu kepada Dewan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI. 

Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Fadel Galih (baju biru) berbicara kepada awak media usai mendapat perlakuan tidak menyenangkan pada acara deklarasi koalisi parpol Muhamad-Rahayu, Rabu (19/8/2020).
Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Fadel Galih (baju biru) berbicara kepada awak media usai mendapat perlakuan tidak menyenangkan pada acara deklarasi koalisi parpol Muhamad-Rahayu, Rabu (19/8/2020). (Istimewa)

Koordinator Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Tangsel, Slamet Sentosa, membenarkan adanya pelaporan dari masyarakat kepada pihaknya. 

Menurutnya, pihaknya telah menghadiri persidangan terkait pelaporan tidak profesionalnya pihak Bawaslu Kota Tangsel dalam mengungkap kasus pengusiran terhadap anggotanya itu. 

"Pelaporan atas nama Imam Syamsudin sudah disidang pada tanggal 14 Oktober 2020 kemarin," kata Slamet kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2020).

Slamet menuturkan, laporan yang ditujukan kepada pihaknya dilakukan pelapor atas nama Imam Syamsudin. 

Bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad, mengukuhkan Tim Pemenangan pasangan Muhamad-Saraswati untuk Pilkada Tangsel 2020 di Sekber, Restoran Kampoeng Anggrek, Jalan Raya Buaran Viktor Nomor 81, Serpong, Tangsel pada Jumat (28/8/2020) malam.
Bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad, mengukuhkan Tim Pemenangan pasangan Muhamad-Saraswati untuk Pilkada Tangsel 2020 di Sekber, Restoran Kampoeng Anggrek, Jalan Raya Buaran Viktor Nomor 81, Serpong, Tangsel pada Jumat (28/8/2020) malam. (Istimewa)

Usai pelaporan dilayangkan pihak Bawaslu Kota Tangsel memenuhi panggilan persidangan guna memberi hak jawab kepada DKPP.

"Kita diminta kesimpulan dan jawaban. Lagipula pelapornya saat sidang tidak datang, bilangnya enggak profesional, padahal yang dirugikan saya," jelasnya. 

Sementara itu, Slamet memastikan perkara kasus pengusiran anggota Bawaslu Kota Tangsel itu telah ditutup oleh pihaknya. 

Putusan mengakhiri kasus tersebut ditengarai pihak Bawaslu yang tak memiliki ciri dan identitas pasti dari pelaku yang melakukan pengusiran tersebut. 

"Kalau alamatnya terungkap enggak mungkin kita hentikan soalnya staff saya yang kena," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved