Breaking News:

Omnibus Law

Antisipasi Anarkisme, Polres Metro Bekasi Gelar MoU dengan Mahasiswa

Antisipasi Anarkisme, Polres Metro Bekasi Gelar MoU Kesepakatan dengan Mahasiswa. Diharapkan aksi unjuk rasa susulan tidak kembali ada benturan

Humas Polres Metro Bekasi
MoU antara Polres Metro Bekasi dengan Mahasiswa di Mapolresto Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Minggu (18/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Gelombang aksi demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja diprediksi masih terus berlanjut. Penolakan juga tak hanya dari para pekerja atau buruh, juga dari unsur mahasiswa.

Mencegah aksi demo anarkis, Polres Metro Bekasi melakukan pembuatan MoU dengan mahasiswa di Mapolresto Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Minggu (18/10/2020).

"Iya kita adakan komitmen dari unsur mahasiswa, silahkan unjuk rasa tapi jangan ada tindakan anarkis," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, pada Minggu (18/10/2020).

Hendra menjelaskan pihaknya telah menggelar diskusi terkait evaluasi kegiatan aksi-aksi selama ini. Mahasiswa sepakat aksi yang dilakukannya itu damai dan tidak ada tindakan anarkisme.

Polres Metro Bekasi menjamin hak elemen masyarakat untuk unjuk rasa menyampaikan aspirasinya. Maka itu saat pelaksanaan, bakal dilakukan pengawalan, pengamanan dan pelayanan setiap aksi.

Baca juga: Hari Pangan Sedunia, Fadli Zon : Pemerintah Seharusnya Mendorong Petani Jadi Pengusaha Pangan

“Kami sepakat, ke depan aksi-aksi akan dilaksanakan dengan perundang-undangan yang berlaku. Dari pihak kepolisian kewajiban untuk mengamankan, mengawal memfasilitasi aspirasi aksi,” sambung Hendra.

Jendral Lapangan (Jenlap) Aksi Universitas Pelita Bangsa, Firman Setiadji, menjelaskan sangat berterima kasih kepada polisi atas semua bantuan selama pengamanan unjuk rasa.

Baca juga: Pelajar dan Mahasiswa Harus Tahu, Fadli Zon Tegaskan Mereka Berhak Demo dan Bebas Intervensi

“Kami telah berdiskusi dan sepakat untuk MoU melakukan aksi kita bisa sama-sama saling menjaga,” ucap dia.

Aksi demo beberapa waktu lalu yang mengakibatkan mahsiswa Pelita Bangsa terluka karena adanya provokator.

Kapolres juga sudah langsung datang menjenguk dan menjamin pengobatan rekan mahasiswa yang terluka.

“Semoga aksi-aksi ke depan selalu berjalan dengan damai aman dan tanpa ada hal-hal yang merugikan satu sama lain,” tutupnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved