Isu Makar

Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Mantan Danjen Kopassus Soenarko Minta Diperiksa Senin Pekan Depan

Melalui kuasa hukumnya, Soenarko meminta pemeriksaan ditunda sampai Senin (19/10/2020) mendatang.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Yaspen Martinus
tribunnews
Mantan Danjen Kopassus Mayor Jenderal (Purn) Soenarko (tengah) 

WARTAKOTALIVE, SEMANGGI - Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal pada 2019 silam, tidak memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Jumat (16/10/2020) hari ini. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, sedianya Soenarko diperiksa penyidik sebagai tersangka di Bareskrim Polri.

Melalui kuasa hukumnya, Soenarko meminta pemeriksaan ditunda sampai Senin (19/10/2020) mendatang.

Baca juga: Tahun Depan Dapat Mobil Dinas, Dewan Pengawas KPK Bakal Menolak Tegas

"Mengenai apa alasannya tersangka tidak bisa hadir memenuhi panggilan penyidik hari ini, nanti akan kami tanyakan lagi ke penyidik."

"Yang pasti yang bersangkutan tidak hadir pada hari ini dan meminta pemeriksaan ditunda Senin," kata Awi di Mabes Polri, Jumat.

Awi menjelaskan, pemanggilan terhadap Soenarko ini untuk memberikan kepastian hukum terhadap yang bersangkutan.

Baca juga: Rocky Gerung: Siapa Juru Bicara Pemerintah? Inisialnya GAM, Gas Air Mata

"Keterangan tersangka diperlukan untuk pemenuhan kelengkapan berkas perkara.

"Jika semuanya sudah lengkap tentunya akan kita limpahkan ke JPU," kata Awi.

Sebelumnya, Bareskrim Polri kembali memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal pada 2019 silam.

Baca juga: Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Warga Kelurahan Malaka Jaya Duren Sawit Dijemput Tim Satgas Covid-19

Surat panggilan itu bernomor S.Pgl/2259-Subdit I/X/2020/Dit Tipidum.

Surat pemanggilan pemeriksaan itu dijadwalkan pada Jumat (16/10/2020) mendatang.

Baca juga: Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana Jadi Tersangka dan Ditahan di Bareskrim

Ketika dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo membenarkan adanya pemanggilan Soenarko.

Surat itu pun telah dikirimkan penyidik ke rumahnya di Cijantung, Jakarta Timur.

"Iya sesuai panggilan yang sudah dikirimkan oleh penyidik."

Baca juga: Mahfud MD: Biaya Pilkada Mahal karena Ada Percukongan, 82 Persen Disponsori

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved