Breaking News:

Liga 1

Skuad Laskar Padjajaran Perlu Benahi Finishing Touch

Meski PSSI belum menetapkan jadwal kick-off Liga 1 2020, namun Tira Persikabo tetap melakukan persiapan dengan menggelar internal game.

Warta Kota/Yudistira Wanne
Igor Nikolayevich Kriushenko, Pelatih Persikabo 1973, seusai melatih Persikabo 1973 di Lapangan PMPP Hambalang, Kabupaten Bogor 

Internal game dilakukan saat skuad Laskar Padjajaran itu berlatih, Jumat (15/10/2020).

Sesi internal game dilakukan untuk mengukur kemampuan tim secara keseluruhan.

Pelatih Tira Persikabo, Igor Nikolayevich Kriushenko, senang dengan progres yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.

Meski begitu, Igor mengakui bahwa tim besutannya harus memerbaiki beberapa catatan penting berdasarkan internal game yang dilakukan.

"Untuk progres, hari ini kami melakukan internal game dan saya cukup puas dengan penampilan pemain. Tetapi, pada game kali ini, pemain mengalami kendala di finisihing. Semoga lebih baik lagi ke depannya. Progres sejauh ini cukup bagus," kata Igor.

"Tujuannya adalah untuk melihat secara keseluruhan aspek. Taktik, pressing dan lainnya," terang Igor.

Igor juga berharap, kompetisi sepak bola Indonesia dapat kembali dilanjutkan.

"Saya berharap agar liga tetap berjalan. Saya sudah tidak sabar dengan atmosfer kompetisi. Tapi walau bagaimanapun kita tetap menunggu keputusan resmi," ungkapnya.

Hal senada dikatakan Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo, Rhendie Arindra.

Dia mengatakan bahwa pihaknya mengikuti keputusan yang telah disepakati bersama antara PSSI, PT LIB, dan klub peserta Liga 1 dalam pertemuan di Yogyakarta beberapa hari lalu.

"Ya, kami mengikuti keputusan semua kontestan Liga 1 2020 bahwa kompetisi harus dilaksanakan. Itu kami mengikutinya," kata Rhendie.

Rhendie berujar bahwa Tira konsisten sejak awal berlatih pada 6 Juli lalu untuk menggelar latihan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Persiapan kami jalan terus. Sejak 6 Juli lalu, Tira sudah menjalani latihan. Dalam pelaksanaannya, kami melakukan rapid test, swab test, dan lainnya yang berkaitan dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Terkait jaminan keselamatan dan kesehatan, Rhendie menegaskan bahwa saat ini kondisinya sangat sulit untuk berpatokan kepada buku panduan.

"Tidak ada yang bisa jamin kalau keadaan lagi seperti ini. Tapi minimal upaya preventive sudah kita lakukan dan jalankan dengan baik. Artinya, dikembalikan lagi ke klub ya untuk kedisiplinan protokol kesehatan," paparnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Sigit Nugroho
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved