Breaking News:

Advertorial

Eka Ajak Masyarakat Saling Gotong Royong dalam Program JKN-KIS, Ini Alasannya

"Saat itu status kartu JKN-KIS saya belum aktif dan saya mendapatkan pelayanan dengan jaminan umum, lumayan juga biaya yang dikeluarkan..."

Editor: Fred Mahatma TIS
jamkesnews.com
Eka Riyanti (49), seorang karyawan swasta peserta JKN-KIS 

Begitupun sebaliknya, ketika dalam keadaan yang tidak diharapkan ada andil orang lain dalam menjamin layanan kesehatan yang akan didapat.

“Jangan menunggu sakit baru mendaftar Program JKN-KIS, karena tidak ada yang tahu kapan kita sakit. Tabungan digunakan untuk bayar biaya pelayanan rumah sakit otomatis ekonomi keluarga ikut terpengaruh," kata Eka.

"Harapannya makin banyak warga yang sadar akan pentingnya Program JKN-KIS untuk segera mendaftarkan diri dan rutin membayar iuran. Karena tidak ada yang mengharapkan sakit tapi tidak ada juga yang bisa menjamin kita akan selalu dalam keadaan sehat,” tambahnya.

Lebih baik sedia payung sebelum hujan, itu lah perumpamaan yang tepat untuk menggambarkan pentingnya jaminan kesehatan dimiliki oleh seluruh warga.

Operasi katarak

Ia juga bercerita pengalaman yang dimiliki ibunya ketika operasi katarak.

Eka dan keluarga sangat bersyukur telah menjadi peserta Program JKN-KIS.

Ketika digunakan untuk operasi katarak tidak perlu memikirkan biaya yang ditimbulkan karena sudah terdaftar sebagai peserta dari Program JKN-KIS.

"Bukan hanya saya saja yang telah mendapatkan manfaat dari Program JKN-KIS. Ibu saya sempat menggunakan kartu kepesertaan JKN-KIS untuk operasi katarak," papar Eka.

"Sungguh di luar dugaan, kami sudah tidak dibuat khawatir dengan biaya operasi tersebut. Kami sudah tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun untuk membayar operasi ibu saya, karena seluruh pembiayaan operasinya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan," ujar Eka lagi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved