Breaking News:

Liga 1

Bek Bali United Michael Orah Berdoa agar Kompetisi Tahun Ini Bisa Digelar

Bek kiri Bali United, Michael Orah, menyatakan tidak pastinya nasib lanjutan Shopee Liga 1 2020 mengganggu persiapan tim serta mental pemain.

Baliutd.com
Menurut Michael Orah Kelanjutan Liga 1 tergantung dari kebijakan pimpinan Polri dalam perijinan 

Bek kiri Bali United, Michael Orah, menyatakan tidak pastinya nasib lanjutan Shopee Liga 1 2020 mengganggu persiapan tim serta memengaruhi mental dan motivasi pemain, termasuk dirinya.

Michael berdoa agar kompetisi bisa berjalan sesuai rencana.

“Mengenai kelanjutan Liga 1, tentu ada pada keputusan para pimpinan, baik Polri maupun dari penyelenggara kompetisi (PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Saya sebagai pemain hanya bisa berharap dan berdoa, berserah kepada Tuhan, agar dapat dilaksanakannya kembali kompetisi ini,” kata Michael, seperti dilansir laman resmi Bali United.

Kini para peserta kompetisi, termasuk Bali United, hanya bisa terus berlatih sambil menungu adanya kejelasan kapan Liga 1 bisa dimulai.

Orah khawatir persiapan tim malah jadi berantakan jika jadwal Liga 1 tak kunjung dipastikan.

“Jika terus mengalami penundaan dan mundurnya jadwal pelaksanaan, tentu akan sangat mengganggu persiapan tim. Tim Bali United sudah sangat siap untuk bertanding, kami juga sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik selama ini,” kata pemain asal Tomohon, Sulawesi Utara, berusia 35 tahun itu.

Bali United merupakan juara bertahan dari Liga 1 dan semestinya musim ini turut tampil pada Piala AFC.

Namun Piala AFC musim 2020 akhirnya ditiadakan setelah sempat digelar, karena pandemi virus corona yang melanda dunia.

Sebagai juara bertahan, Bali United sudah kembali ke lapangan sejak medio Agustus lalu dan telah melakukan beberapa kali swab test untuk memastikan seluruh anggota tim, pemain dan ofisial, terbebas dari Covid-19.

Protokol kesehatan yang ketat juga bakal diberlakukan selama gelaran Liga 1 musim ini, termasuk sentralisasi seluruh pertandingan di Pulau Jawa, dan seluruh pertandingan digelar tanpa kehadiran suporter di stadion.

Seluruh klub Liga 1 menegaskan komitmen mereka untuk tetap melanjutkan kompetisi musim 2020.

Meski, rencana awal yang semestinya dilaksanakan kembali Oktober harus ditunda satu bulan karena izin kepolisian.

Liga 1 akhirnya digeser ke November, namun hal tersebut juga belum pasti karena semua tergantung izin Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Liga 1 bisa saja digelar bulan depan, Desember, atau bahkan tahun depan.

Polri belum mau memberikan izin keramaian untuk Liga 1, karena pandemi virus corona di Indonesia dinilai belum terkendali. Lalu muncul alasan lain, yaitu pemilihan kepada daerah serentak pada akhir tahun ini.

Penulis: Merdi Iskandar
Editor: Merdi Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved