Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Lurah Penggilingan Apresiasi Langkah Cepat Warganya dalam Menangani Penyebaran Covid 19

"Saya bersyukur semua RW aktif. Selain koordinasi lewat rapat di aplikasi Zoom, kami juga ada grup RW," ujar Usdiyati kepada Warta Kota, Kamis (15/10/

Warta Kota/Rafzanjani Simanjorang
Usdiyati, Lurah Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Usdiyati, Lurah Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur mengapresiasi setiap ketua RW yang berada di wilayahnya karena begitu tanggap soal Covid-19.

Hingga kini, ada 19 RW yang begitu aktif mengabarkan kondisi warganya di lingkungan masing-masing melalui grup Whatshap kepada Usdiyati.

Baca juga: Dipertemukan dengan Wali Kota Airin saat Demo UU Ciptaker, Mahasiswa Cipayung Plus Usir Wartawan

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Adanya Ganguan Kesehatan Mental, Apa Saja

Baca juga: Polisi Telanjangi dan Jemur Pendemo di Bawah Teriknya Matahari, Fadli Zon Tegaskan Pelanggaran HAM

Bukan hal mudah, dari 19 RW, ada 247 RT ini, serta 219.000 jiwa yang mendiami kelurahan Penggilingan ini.

"Saya bersyukur semua RW aktif. Selain koordinasi lewat rapat di aplikasi Zoom, kami juga ada grup RW," ujar Usdiyati kepada Warta Kota, Kamis (15/10/2020).

Koordinasi yang dimaksud turut meliputi penanganan warga yang terkena Covid-19, apakah akan diisolasi mandiri, di isolasi ke tempat yang sudah disiapkan pemerintah maupun dibawa ke rumah sakit rujukan.

Bagi RW yang warganya ada terkena Covid-19, Usdiyati memberikan pesan kepada warganya untuk tidak sesekali mengucilkan korban.

"Kasus Covid-19 di kelurahan kami kami memang tertinggi se Kecamatan Cakung. Kurvanya pun naik turun, tapi koordinasi kami semakin baik dalam penanganan ini," tambahnya.

Lanjutnya, pihak Kelurahan penggilingan tak henti-henti mengedukasi warga soal protokol kesehatan. Selain lewat grup RW agar disampaikan ke setiap RT untuk diteruskan ke warga.

Tak hanya itu, pihaknya turut pula turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebijakan protokol kesehatan ditaati oleh warga.

"Kami juga keliling, menegur warga yang tidak memakai masker. Saya ingin mereka sehat, tidak ada alasan lain. Memang masih ada yang tidak percaya ada Covid-19. Tapi faktanya ada yang meninggal. Masyarakat harus percaya ini sehingga lebih peduli dengan protokol kesehatan," paparnya.

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Hiburan Malam Belum Beroperasi saat PSBB Transisi

Baca juga: Pemkot Bekasi Minta Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Batas Tertinggi Harga Tes Swab Rp 900 Ribu

Baca juga: Beredar Video Soeharto Temui Demonstran saat Unjuk Rasa 1967, Netizen Bandingkan dengan Jokowi

Di luar itu, agar RW dan RT tidak kesulitan menjelaskan tentang fungsi masker kepada warga, Usdiyati memberikan pemahaman bahwa masker bisa mereduksi potensi penyebaran, sehingga keselamatan satu dengan lainnya tetap terjaga.

Halaman
12
Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved