Breaking News:

Pilkada Tangsel

Untuk Masalah Sampah Benyamin Davnie Ingin Lanjutkan Program Airin Rachmi Diany

Tak mudah bagi pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatasi persoalan sampah. Buktinya, hingga kini masih menjadi kendala.

Penulis: Valentino Verry | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di kegiatan Konferensi Kota Ke-3 PGRI Kota Tangerang Selatan di Puspiptek, Setu, Sabtu (29/8/2020) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Tak mudah bagi pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatasi persoalan sampah. Buktinya, hingga kini masih menjadi kendala.

Dari mulai sampah yang berserakan, minimnya tempat pembuangan sementara, sampai kondisi TPA Cipeucang yang melebihi kapasitas.

Pilkada kali ini, para calon wali kota (cawalkot) pun mulai menunjukkan programnya dalam mengentaskan masalah klasik itu.

Salah satunya disampaikan di acara virtual yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tangsel, Rabu (14/10/2020).

Pasangan calon (paslon) Kandidat Pilkada Tangsel, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan memamerkan nomor urut 3 miliknya.
Pasangan calon (paslon) Kandidat Pilkada Tangsel, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan memamerkan nomor urut 3 miliknya. (Warta Kota)

Cawalkot petahana, Benyamin Davnie, mengatakan hendak menggolkan program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang kini sedang dirintis.

Benyamin menjanjikan, PLTSa akan mulai berdiri di Tangsel pada 2021.

"Masalah sampah kita akan melanjutkan pembangunan PLTSa sudah ditunjuk dengan Keppres 35 tahun 2018. Investasinya Rp 1,8 triliun,” ujarnya.

Pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati paslon di Pilkada Tangsel 2020
Pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati paslon di Pilkada Tangsel 2020 (Wartakotalive/Nur Ichsan)

“Kemudian sekarang sudah sampai tahap final business case, mudah- mudahan tahun depan 2021 ini sudah akan dilakukan ground breaking," imbuh Benyamin yang kini mendampingi Airin Rachmi Diany sebagai Wakil Wali Kota Tangsel.

Di hulu, Benyamin juga beranggapan pentingnya pengelolaan 3R (Reduce, reuse, recycle).

"Di hulunya tentunya mendorong kesadaran masyarakat untuk reduce, reuse, dan recycle limbah sampah yang dihasilkan masyarakat melalui rumah tangga khususnya," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved