Selasa, 14 April 2026

Liga 1

Bung Towel: Seharusnya Jangan Berlarut-larut Seperti Ini

Hingga kini, PSSI belum menetapkan kick-off Liga 1 2020. Sementara itu, klub peserta berharap kompetisi musim ini tetap digelar November mendatang.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Wikipedia
Logo Liga 1 2019 

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly alias Bung Towel, mengatakan bahwa penundaan kelanjutan Liga 1 2020 yang belum ada kepastian hingga saat ini akan membuat klub kebingungan dalam mengelola keuangan.

Oleh karena itu, dia berharap kepada PSSI agar sesegera mungkin mengambil keputusan.

Jika pihak kepolisian masih belum memberikan izin keramaian, maka opsi untuk memberhentikan Liga 1 2020 jadi keputusan yang tepat agar klub-klub tak merugi.

“Jika ini sebuah keputusan yang kaku dari kepolisian, seharusnya jangan berlarut-larut seperti ini. Sebab, untuk menghindari kerugian, meminimalisir kerugian yang dialami klub, seharusnya posisi PSSI dan PT LIB memproteksi klub-klub,” kata Bung Towel saat dihubungi Tribunnews, Kamis (15/10/2020).

“Jangan dibiarkan ngambang dan tidak pasti. Kalau sekarang digantung dengan ketidakpastian digelar  1 November, Desember, atau Januari. Bagaimana, klub mengambil langkah kontrak dengan pemain dan pelatih,” ujar Bung Towel.

“Itu  semua berdampak ke biaya klub. Nah ini saya bilang PSSI tidak cakap karena hakikatnya PSSI sebagai induk harus proteksi klub-klub,” jelasnya.

PSSI dan PT LIB baru-baru ini menggelar pertemuan dengan perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2.

Dalam pertemuan tersebut, PSSI masih optimistis Liga 1 2020 akan berlanjut.

Mereka pun bakal memohon kepada Polri untuk mengeluarkan izin pada 1 November kalau belum diberikan maka 1 Desember 2020 atau awal Januari 2021.

“Jika itu belum diizinkan, karena alasan izin keramaian terkait Pilkada 2020, PSSI akan mencoba memulai pada 1 Januari. Mudah-mudahan aspirasi klub agar kompetisi kembali digelar bisa menjadi kenyataaan,” kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

“Intinya, kompetisi lanjutan 2020 ini akan diteruskan apakah mulai November, Desember, atau Januari 2021,” jelas Yunus.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved