Breaking News:

Demo Omnibus Law

Polda Metro Tangkap 4 Orang Diduga Perusuh Saat Demo UU Cipta Kerja

Polda Metro Tangkap 4 Orang Perusuh dari Kantor GPII Menteng. Simak selengkapnya.

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan pihaknya telah menangkap empat orang pemuda dari Kantor Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020) malam.

Keempatnya diduga perusuh saat aksi demo menolak UU Omnibus Law.

"Awalnya ada sekelompok massa perusuh membakar ban dan menutup jalan di sekitar Menteng pada Selasa malam sekira pukul 20.00. Petugas sudah mengimbau mereka agar menghentikan aksi itu tapi tak digubris," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/10/2020).

Karenanya kata Yusri, petugas melakukan pembubaran paksa.

Baca juga: Ditargetkan 480.000 Jiwa di 56 Kelurahan Kota Bekasi Disuntik Vaksin Virus Corona

"Mereka kemudian melarikan diri ke sejumlah gang dan ada juga yang ke kantor GPII tersebut saat dikejar aparat," ujarnya.

Sehingga di sanalah, ada empat orang yang berhasil diamankan pihaknya.

"Petugas lapangan sudah mengimbau untuk segera mematikan karena mengganggu ketertiban masyarakat dan membuka jalan tersebut," kata Yusri.

Namun imbauan itu tidak dihiraukan oleh massa. Aparat pun memukul mundur massa hingga mereka pun berlarian ke dalam gang yang ada di lokasi tersebut.

"Melarikan diri bahkan masuk ke GPII. Di situ kita amankan orang-orang tersebut, ada empat yang kita amankan dan dalami," katanya.

Baca juga: PSSI Siapkan Tiga Opsi Penyelenggaraan Kompetisi Musim Ini

Sampai saat ini kata Yusri pihaknya belum dapat memastikan apakah empat orang yang ditangkap itu anggota GPII atau bukan.
"Masih kita dalami, saya tidak bilang bukan anggota GPII, tapi karena masuk ke dalam situ jadi itu yang kita amankan," katanya.

Sebelumnya, Pengurus GPII menyatakan kantornya dirusak aparat kepolisian dan 6 kadernya juga ditangkap.

"Total ada 16 orang yang ditangkap, 6 orang kader GPII, dan 10 orang kader PII (Pemuda Islam Indonesia). GPII dan PII beda organisasi, tapi kami satu rumpun. Mereka saat ini masih di Polda," kata Koordinator Pusat Brigade GPII, Saipul Aman, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Ditargetkan 1,2 Juta Warga Kabupaten Bogor Mendapat Vaksin Virus Corona, Begini Penjelasan Ade Yasin

Menurut Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni, kader-kader GPII yang berada di kantor mereka itu bukanlah pelaku kerusuhan. Melainkan sedangkan mempersiapkan agenda kerja GPII.

Sementara itu, Ketua Umum PB PII Husin Tasrik mendesak Polda Metro Jaya untuk membebaskan 10 orang kadernya yang ditangkap. Selain itu, juga mendesak Polda Metro Jaya memberi sanksi tegas kepada oknum aparat kepolisian yang telah melakukan aksi penyerangan, penganiayaan hingga intimidasi terhadap Pengurus PII.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved