Liga 1

Ketum PSSI Mochamad Iriawan: Kami Taat Hukum dan Harus Memberikan Pembelajaran

PSSI sedang berusaha mendapatkan izin dari Polri untuk bisa menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Ketum PSSI menyatakan saat ini federasi lebih selektif untuk menyetujui program naturalisasi. 

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan, jika tak diberikan izin November, pihaknya berharap kompetisi bisa digelar pada Desember 2020 atau Januari 2021.

Tetapi, Iriawan menegaskan bahwa dirinya akan tetap mengikuti arahan Polri.

Dia tidak akan menjalani kompetisi tanpa adanya izin dari Polri, meskipun dirinya merupakan purnawirawan kepolisian.

“Kami taat hukum, harus memberikan pembelajaran. Saya bilang oke dilanjutkan, tetapi tetap kalau kepolisian tak memberikan izin, kami belum bisa main,” kata Iriawan dikutip dari Tribunnews.com.

“Kami minta lagi Desember. Kalau tidak bisa kami minta lagi Januari. Jadi bukan mau melawan Polisi, bukan. Saya saja bilang menghormati. Kalau polisi tidak mengizinkan ya tidak apa-apa. Kami tidak akan maksa. Kami Warga Negara yang taat hukum,” jelasnya.

Jika Liga 1 2020 tak bisa kembali bergulir, opsi untuk mengganti format pertandingan juga sempat diusulkan perwakilan klub dalam pertemuan dengan PSSI dan PT LIB.

PSSI bersama PT LIB siap merumuskan hal itu.

“Rencana memulai Liga 1 2020 pada November nanti adalah keinginan kami. Kalau nanti tidak bisa juga, kami ganti format lagi. Kami akan rumuskan lagi. Namanya anak minta ke bapak, kalau bapaknya tidak kasih yang tidak apa-apa,” pungkasnya.

Seperti diketahui, perwakilan klub Liga 1 dan Liga 2 telah menggelar pertemuan untuk membahas kelanjutan liga di Yogyakarta pada Selasa (13/10/2020).

Dalam pertemuan tersebut tercetus tiga kesepakatan, yakni membeikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden RI yang telah mendukung percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

Kemudian, klub sepakat kompetisi ini dilanjutkan dengan tujuan untuk kepentingan timnas ke depan, agar bisa bersaing pada perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved