Breaking News:

Omnisbus Law

Ratusan Satpol PP Dikerahkan Amankan Unjuk Rasa, Pedagang Tidak Boleh Masuk, Ini Alasannya

Ratusan Satpol PP dikerahkan untuk ikut mengamankan aksi unjuk rasa. Mereka akan halau pedagang yang mencoba masuk ke tengah massa.

dok.Satpol PP DKI
Satpol PP DKI Jakarta dikerahkan untuk amankan unjuk rasa Selasa (13/10/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Ratusan Satpol PP dikerahkan untuk ikut mengamankan aksi unjuk rasa. Mereka akan halau pedagang yang mencoba masuk ke tengah massa.

Kepala Seksi Operasi (Kasie Ops) Satpol PP DKI Jakarta Fitrano Jaya Putra mengatakan ada 350 petugas Satpol PP DKI yang dikerahkan Selasa (13/10/2020).

"Kami menurunkan 350 petugas itu fungsinya untuk menghalau Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masuk ke tengah- tengah peserta aksi," kata Fitrano dihubungi.

Petugas berasal dari seluruh wilayah kota yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Para petugas itu diharapkan dapat mengurangi kerumunan massa.

Fitrano mengungkapkan ada 11 titik yang dijaga oleh petugas dari Satpol PP DKI Jakarta.

Kesebelas titik itu ialah Depan Kedutaan Besar Amerika, Stasiun Gambir, Budi Kemuliaan, Jalan Gambir Buntu, Gedung Sapta Pesona, dan Jalan Kebon Sirih depan traffic light Jalan Agus Salim.

Selain itu petugas Satpol PP juga dikerahkan di Traffic Light Bank Indonesia, Traffic Light Sarinah mengarah Bawaslu, Traffic Light Sarinah mengarah MH Thamrin, Jalan Sunda, dan Jalan Veteran 1.

Baca juga: Nekat Parkir Sembarangan, Motor Demonstran akan Diderek oleh Petugas Dishub

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengajukan bantuan sebanyak 211 personel kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna mengamankan rangkaian aksi penolakan terhadap Undang-Undang tentang Cipta Lapangan Kerja.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved