Breaking News:

Omnibus Law

Cegah Kisah Ponco Terulang Kembali, Kapolda Metro Jaya Bagikan Rompi Orange Kepada Jurnalis

Cegah Kisah Ponco Terulang Kembali, Kapolda Metro Jaya Bagikan Rompi Orange Kepada Jurnalis. Tujuannya membedakan jurnalis dengan kelompok lainnya

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memberikan orange kepada jurnalis yang bertugas meliput aksi unjuk rasa pada Selasa (13/10/2020). Penyerahan rompi orange secara simbolis diberikan kepada Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Achmad Faruq pada Selasa (13/10/2020). 

Keputusannya untuk berlindung di bawah atap dari lemparan batu, botol kaca, hingga kayu itu membuatnya terjebak. 

Terlebih ketika pihak Kepolisian menembakkan gas air mata ke arah kerumunan mahasiswa. 

Ponco akhirnya terjebak di tengah massa yang lari berhamburan. 

"Saya berlari dan terjatuh, sehingga mengalami luka memar di wajah. Saat saya terjatuh di pertigaan Pejambon, saya ditolong dan dilindungi anggota Brimob," kata Ponco.

Namun saat sedang diamankan oleh anggota Brimob berseragam, datang petugas berpakaian preman. 

 Pimpinan DPRD DKI Jakarta Sesalkan Aksi Demonstrasi, PSBB di Ibukota Jadi Percuma

"Petugas (berpakaian preman) itu menyerang dan lalu mengamankan saya, walau saya bilang saya wartawan dan menunjukan ID. Untung ada petugas Brimob yang terus melindungi saya," ujar Ponco. 

Ponco lalu dibawa ke pos polisi di Lapangan Monas sekitar pukul 18.00 WIB. 

Di sana, Ponco harus membuka baju dan jaket yang dia kenakannya, kemudian ponselnya diamankan anggota Kepolisian. 

Akibat alat komunikasi yang diamankan polisi, membuat Ponco tidak bisa berkomunikasi dengan tim redaksi. 

Dalam catatan Merahputih.com, terakhir Ponco Sulaksono mengirim berita ke redaksi pukul 15.14 WIB. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved