Breaking News:

Demo buruh

VIDEO Polda Metro Jaya Didatangi Demonstran yang Kamis Lalu Ditangkap, Ambil HP yang Disita Polisi

Polda Metro Jaya pada Senin (12/10/2020) kembali didatangi ratusan warga yang anggota keluarganya sempat diamankan terkait aksi demonstrasi

Penulis: Henry Lopulalan | Editor: Murtopo
Youtube Wartakotalive.com
Demostran yang telah dilepas bersama kerabatnya mendatangi Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin(12/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI --Polda Metro Jaya pada Senin (12/10/2020) kembali didatangi ratusan warga yang anggota keluarganya sempat diamankan terkait aksi demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) lalu.

Mereka bukannya ingin melakukan aksi demonstrasi melainkan ingin mengambil barang-barang mereka yang masih disita oleh polisi.

Sebagian besar barang yang masih disita oleh polisi berupa HP.

Karena jumlah warga yang datang cukup banyak, petugas kepolisian akhirnya mengunakan ruangan loby Dit Reskrimum untuk dijadikan tempat pengambilan HP.

Baca juga: Kapolda Tegaskan Siap Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Oleh GNPF Ulama, FPI dan PA 212

Baca juga: Omnibus Law, Berikut Ini Belasan Kabar Hoaks UU Cipta Kerja Lengkap dengan Fakta Sebenarnya

Sebelumnya pada Jumat (9/10/2020) lalu sejumlah warga mendatangi markas Polda Metro Jaya untuk mencati tahu nasib anak-anak mereka atau kerabatnya yang diamankan oleh polisi terkait aksi demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) kemarin.

Berdasarkan catatan pihak kepolisian ada 1.192 pemuda yang diamankan terkait aksi demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan totalnya ada sebanyak 1.192 pemuda yang diamankan pihaknya, pada Rabu (7/10/2020) dan Kamis (8/10/2020).

Semuanya kata Yusri diamankan di Polda Metro Jaya dan seluruh polres jajaran.

VIDEO Pekerja Harian Lepas Bina Marga Membersihkan Fasilitas Umum yang Dicoret-coret Demonstran

Dari 1.192 pemuda yang diamankan itu, 34 orang diantaranya dibawa ke Wisma Atlet, Kemayoran karena reaktif Covid-19, berdasar hasil rapid test.

"Sampai dengan detik ini ada 1.192 pemuda yang kita amankan. Sebelum rusuh itu, memang kita lakukan razia, dan sebagian kita amankan. Sebab dari pengalaman sebelumnya, dalam demo yang berakhir kerusuhan, ada indikasi ditunggangi oleh orang yang memang kelompok anarko," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/10/2020).

Polisi Identifikasi Aksi Demo Buruh yang Menolak UU Cipta Kerja Disusupi Ribuan Penganguran

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved