PSBB Jakarta

Larangan Dicabut, Bioskop Beroperasi Kembali Wajib Mengikuti Aturan PSBB Transisi

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan bioskop untuk beroperasi kembali saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

istimewa
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, seluruh bioskop di Indonesia, seperti jaringan bioskop XXI, telah melakukan pencegahan dan mengantisipasi virus corona, Senin (9/3/2020). Pengelola mulai menyemprotkan cairan disinfektan yang dipakai maskapai penerbangan internasional secara berkala dan menyiapkan hand sanitizer (sabun cuci tangan) di seluruh bioskop Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta mengizinkan  bioskop untuk beroperasi kembali saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Masa PSBB transisi itu berlaku mulai Senin (12/10/2020) sampai Minggu (25/10/2020) mendatang.

Bioskop beroperasi kembali itu termuat dalam pengaturan khusus protokol kesehatan virus corona atau Covid-19 di setiap sektor usaha di Ibu Kota.

Berdasarkan dokumen yang diterima dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta, jumlah konsumen yang menonton di bioskop maksimal 25 persen dari kapasitas.

Kemudian jarak antar tempat duduk minimal 1,5 meter.

“Peserta dilarang berpindah-pindah tempat duduk atau berlalu-lalang (melantai),” demikian pesan dalam pengaturan khusus protokol kesehatan dikutip dari data PPID DKI Jakarta, Senin (12/10/2020).

Pengaturan protokol kesehatan di bioskop juga berlaku untuk kegiatan pertemuan atau rapat, seminar, teater, akad nikah dan pemberkatan upacara pernikahan.

Baca juga: VIDEO: Beroperasi Saat PSBB Transisi, Pengunjung Taman Impian Jaya Ancol Bisa Berenang di Pantai

Hal ini tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 259 tahun 2020.

Surat itu berisi tentang pelaksanaan PSBB masa transisi dalam rangka penanganan pencegahan penularan Covid-19 di sektor usaha pariwisata menuju masyarakat sehat, aman dan produktif.

Aturan itu ditetapkan Pelaksana tugas (Plt) Kadis Parekraf DKI Jakarta Gumilar Ekalaya, Senin (12/10/2020).

Regulasi  menjelaskan, alat makan dan minum wajib disterilisasi serta pelayanan makan-minum dilarang dalam bentuk prasmanan.

"Pelayan memakai masker, face shield dan sarung tangan,” ujar Gulimar seperti dilansir dari surat keputusan tersebut.

Untuk teknisnya, para pelaku bioskop wajib mengajukan persetujuan kepada dinas terkait.

"Khusus bagi usaha bioskop yang sudah mengajukan pembukaan kembali akan tetap diproses berdasarkan urutan pengajuan permohonan,” katanya.

Baca juga: PSBB Transisi, Akses Transportasi Wisata Kepulauan Seribu Dibuka Kembali, Ini Penjelasan Dishub DKI

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved