Breaking News:

Berita Kriminal

DPO Kasus Pemalsuan Tak Kunjung Ditangkap, Kriminolog Pertanyakan Profesionalisme Polda Metro Jaya

Josias melihat apa yang terjadi saat ini tak sesuai visi misi Kapolri Jendral Idham Azis yang melihat polisi harus modern, terpercaya, dan profesional

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Josias Simon mempertanyakan profesionalitas kepolisian yang tidak kunjung menangkap tersangka yang menjadi DPO 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kriminolog Universitas Indonesia, Josias Simon menyoroti sejumlah permasalahan hukum dimana tersangka yang sudah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tidak kunjung ditangkap.

Ia menyatakan, kenyataan tersebut dalam membuat publik mempertanyakan profesionalitas kinerja aparat penegak hukum.

“Tentunya ini menandakan mereka tidak profesional. Ini menjadi opini negatif di masyarakat,” kata Josias dihubungi wartawan, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Kapolda Sebut Demo Tolak UU Omnibus Law Sampai Jokowi Lengser Adalah Hoaks, Pelaku Diburu

Salah satu contoh kasus yakni dugaan penggelapan yang pernah menyeret tiga orang sebagai tersangka yang pernah terjadi pada 2016, yakni pengusaha BN, AD dan ARM sebagai Notaris PPAT di Jakarta.

Seorang di antaranya bahkan sudah ditetapkan sebagai buronan semenjak 2019 lalu, yakni seorang pengusaha bernama Benny Winarto.

Mereka  dianggap melanggar pasal 263, 264, dan 266 KUHP.

Baca juga: Pelaku Dugaan Tindak Penipuan Tas Hermes Kepada Ibunda Rachel Venya, Resmi Jadi Tersangka

Penetepan ketiganya ditunjukan melalui berkas perkara Nomor : BP/505/XI/2017/Ditreskrimum, setelah Joseph Winarto melaporkan kasus ini dengan nomer : LP/6116/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum, pada 14 Desember 2016 lalu.

Bahkan dalam kasus perdatanya, kasus ini telah mendapatkan kekuatan hukum tetap dari PN Jakarta Timur.

Josias melihat kasus kasus semacam ini tak ubahnya dengan kasus korupsi telah merugikan negara.

Sebab ia yakin tiga tersangka di sana tak kunjung di tangkap karena adanya modalitas.

Baca juga: Sidang Putusan Kasus Dugaan Penggelapan dan Penipuan, Berikut Keputusan Majelis Hakim di PN Jaksel

“Jadi karena modalitas, jadi tak di tangkap,” ucapnya.

Josias melihat apa yang terjadi saat ini tak sesuai visi misi Kapolri Jendral Idham Azis yang melihat polisi harus modern, terpercaya, dan profesionalitas.

“Ini menyebabkan hukum menjadi tumpul ke bawah,” tambahnya.

Maka dari itu, agar tak menjadi asumsi negatif di mata masyarakat, Josias menyarankan polisi bertindak menangkap pelaku yang telah ditetapkan tersangkan bahkan DPO.

Tak hanya kepada ketiga pelaku dalam kasus tersebut, tapi sejumlah pelaku lainnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved