Breaking News:

Berita Nasional

Dikritik Fadli Zon dan Fahri Hamzah Soal BIN Miliki Juru Bicara, Berikut Komentar Pengamat Intelijen

Dikritik Fadli Zon dan Fahri Hamzah Soal BIN Miliki Juru Bicara, Berikut Penjelasan Pengamat Intelijen. Simak Selengkapnya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Polisi bersitegang dengan para demonstran di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berakhir ricuh. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pernyataan Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto yang mengungkapkan intelijen telah mendapatkan identitas aktor yang mensponsori dan memobilisasi demonstrasi penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja disoroti banyak pihak.

Termasuk kritik tajam dari politikus Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Menurut Fahri seharusnya BIN tidak boleh menyiarkan informasi intelijen kepada publik.

Alasannya data intelijen hanya untuk konsumsi Presiden dan tidak boleh dibicarakan ke publik.

"BIN tugasnya hanya memberikan informasi kepada Presiden," ungkap Fahri Hamzah lewat media sosial.

Begitu juga disampaikan oleh Fadli Zon yang menganggap aneh BIN memiliki juru bicara.

Terkait hal tersebut, Pengamat Intelijen Ridlwan Habib angkat bicara.

Baca juga: PSBB Transisi Kembali Diberlakukan, PT KCI Operasikan Sebanyak 933 Perjalanan KRL

Menurutnya, menurut disiplin ilmu intelijen modern, sejumah lembaga intelijen di seluruh dunia memiliki juru bicara (jubir).

Ia menegaskan bahwa fungsi jubir lembaga intelijen bukan membongkar misi rahasia, tetapi menjelaskan kepada publik tentang berbagai isu.

"Bahwa fungsi intelijen melapor pada Presiden lanjut dia tetap berjalan. Namun begitu masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat," ungkap Ridlwan Habib.

Halaman
12
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved