Breaking News:

Omnibus Law

Staf Khusus Sri Mulyani Akui UU Cipta Kerja Rumit, Begini Cara Membacanya Supaya Paham

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, Undang-undang (UU) Cipta Kerja memang rumit untuk dipahami secara tepat.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Yustinus Prastowo 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, Undang-undang (UU) Cipta Kerja memang rumit untuk dipahami secara tepat.

Apalagi, katanya, bagi orang kebanyakan atau awam.

"Memang ini rumit, dimaklumi mas. Kalau awam pasti bingung sih," ujarnya kepada Tribunnews, Jumat (9/10/2020).

Boyamin Saiman Bukan Penyelenggara Negara, KPK Analisa Uang Rp 1,08 Miliar yang Diterima MAKI

Bahkan, Yustinus menjelaskan, orang yang berpengalaman di bidang hukum saja menjadi tidak tepat dalam mengartikan isi UU Cipta Kerja.

"Kemarim pakar hukum saja keliru baca soal gratifikasi," ungkapnya.

Dia menyarankan untuk memahami isi UU Cipta Kerja, khususnya bidang perpajakan, adalah dengan mengetahui UU terdahulu yang sudah ada.

IDI Prediksi Kasus Covid-19 Melonjak Masif 1-2 Minggu Lagi Akibat Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja

"Cara baca omnibus itu pasal lama di-copas (copy paste), dan perubahan ada di dalamnya."

"Mesti disandingkan dengan UU lama," sarannya.

Sebelumnya, Badan Legislasi (DPR) masih merapikan naskah Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan saat rapat paripurna pada Senin (5/10/2020) lalu.

Pasien Covid-19 Kabupaten Bogor Tambah 58 Orang pada 8 Oktober 2020, Termuda Umur 4 Tahun

"Sampai hari ini, kami sedang rapikan (kami baca dengan teliti) kembali naskahnya, jangan sampai ada salah typo dan sebagainya."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved