Breaking News:

Omnibus Law

Kisah Ponco, Jurnalis Merahputih.com yang Diseret dan Ditelanjangi Polisi saat Demo UU Cipta Kerja

Kisah Ponco, Jurnalis Merahputih.com yang Diseret dan Ditelanjangi Polisi saat Demo UU Cipta Kerja

Editor: Dwi Rizki
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Polisi bersitegang dengan para demonstran di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berakhir ricuh. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aksi kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum Kepolisian terus berulang. 

Penganiayaan hingga pelecehan terhadap jurnalis kini dialami oleh Jurnalis Merahputih.com Ponco Sulaksono

Jurnalis yang bertugas di wilayah Jakarta Pusat itu sempat dinyatakan hilang kontak sampai akhirnya diketahui ditahan dalam kondisi wajah babak belur di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (9/10/2020).

Ada 46 Halte Transjakarta Rusak Dampak Demo Anarkis Menolak UU Cipta Kerja, Tiga Lainnya Rusak Berat

Kisah penganiayaan oleh oknum Kepolisian tersebut diungkapkan Ponco bermula ketika aksi demonstrasi Penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibus Law terjadi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (8/10/2020). 

Ponco pun ditugaskan meliput peristiwa yang diikuti ribuan mahasiswa itu oleh pimpinan redaksi.

Aksi unjuk rasa yang semula berjalan kondusif berubah menjadi petaka. 

Ribuan mahasiswa bentrok dengan aparat Kepolisian yang berseragam anti huru hara lengkap dengan tameng di tangan mereka. 

Ketika bentrokan pecah di kawasan Gambir, Ponco berada di Halte Gambir yang merupakan titik tengah bentrokan. 

Kekhawatiran Pimpinan DPRD DKI Terbukti Nyata, 14 Pendemo Dinyatakan Positif Covid-19

Keputusannya untuk berlindung di bawah atap dari lemparan batu, botol kaca, hingga kayu itu membuatnya terjebak. 

Terlebih ketika pihak Kepolisian menembakkan gas air mata ke arah kerumunan mahasiswa. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved