Berita Jakarta
Asal Api yang Membakar Bioskop Senen Diduga dari Halte yang Dibakar Massa
Diduga api yang membakar Halte Senen itu merambat ke bekas Gedung Bioskop Grand Theater Senen.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - Ketua RW 02 Kramat, Senen, Jakarta Pusat Lejar Harminto jelaskan kronologi kerusuhan aksi unjuk rasa Kamis (8/10/2020) malam.
Ribuan massa sudah memenuhi persimpangan Senen pukul 19.00 WIB. Diduga mereka berkumpul di kawasan itu setelah dipukul mundur polisi dari kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
"Pukul 20.00 WIB, massa membakar Halte Senen," ujar Lejar ditemui di lokasi kejadian usai olah TKP Sabtu (10/10/2020).
• Perempuan yang Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Cinta Segi Empat Sudah Dua Kali Menikah
• Pakar Psikologi Forensik Nilai Kostum Ala Robot Picu Brutalitas Polisi saat Amankan Aksi Demo
Diduga api yang membakar Halte Senen itu merambat ke bekas Gedung Bioskop Grand Theater Senen.
Hal itu membuat atap bekas gedung bioskop itu terbakar hingga menjalar ke Ruko di belakang gedung.
Gedung bioskop mulai terbakar sekira pukul 21.00 WIB.
• Polisi Lakukan Olah TKP di Bioskop Legendaris Warga Jakarta yang Dibakar saat Aksi Demo Buruh
Saat gedung bioskop terbakar, ribuan massa disebut masih berada di lokasi.
Warga sekitar RW02 Kramat mencoba memadamkan api dengan air seadanya.
Sampai akhirnya Damkar datang untuk memadamkan api. Bersama warga Damkar memadamkan api hingga pukul 03.30 WIB.
Sementara massa baru bubar pukul 03.00 WIB. Mereka berpencar ke arah Cempaka Putih dan Salemba karena dipukul mundur aparat.
• Begini Cara Korban Pembunuhan di Bekasi Mengkloning Aplikasi Pesan Singkat Pacar Gelapnya
Diketahui sebelumnya bekas Gedung Bioskop di Senen ikut terbakar saat unjuk rasa Omnibus Law berakhir ricuh Kamis (8/10/2020).
Massa disebut membakar Halte Senen dan bekas gedung bioskop.
Olah TKP
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di gedung Bioskop Grand Theater Senen, Sabtu (10/10/2020) sore.
Bangkai mobil terlihat hangus terbakar di gedung bekas bioskop itu. Dalam olah TKP anggota kepolisian datang menggunakan mobil Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Polisi meminta keterangan Ketua RW dan pengelola gedung bekas bioskop yang terbakar karena aksi demo penolakan UU Cipta Kerja berakhir rusuh, Kamis (8/10/2020).
Kepada polisi, pengelola gedung menyebut api berasal dari atas atap gedung.
Ia sendiri awalnya tidak sadar gedung tersebut terbakar.
• Ada Coretan Tulisan Minta Tolong di Kertas Saat Memandu Mata Najwa, Ini Penjelasan Najwa Shihab
Namun, ia sempat melihat asap sebelum akhirnya api berkobar di atas gedung.
"Saya sendiri enggak sadar awalnya gedung ikut terbakar. Tapi kok ada asap dan ketika saya periksa gedung sudah ikut terbakar," ujar saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya.
Pantauan Wartakotalive.com atap gedung sudah runtuh. Sementara seluruh isi tembok gedung hangus terbakar.
Di dalam gedung itu juga terdapat sekira lima mobil yang juga ikut terbakar. Mulai dari mobil pick up dan sedan hangus terbakar.
• 15 Oktober, Ponsel Gaming Xiaomi Poco X3 Quad Camera plus NFC Meluncur di Indonesia, Harganya?
Sayangnya pihak kepolisian enggan memberikan keterangan saat hendak diwawancara Wartakotalive.com.
Halte Rusak Diperbaiki
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakara), Sardjono Jhony Tjitrokusumo, mengatakan halte yang rusak akibat demo buruh beberapa hari terakhir segera diperbaki.
Halte yang alami rusak berat baru dapat selesai diperbaiki empat sampai enam minggu kemudian.
Hal itu diungkapkan Jhony saat meninjau Halte Bundaran HI, Sabtu (10/10/2020).
Jhony mengatakan sejak Kamis (8/10/2020) malam usai demonstrasi usai, pihak Transjakarta sudah berkoordinasi dan berusul dalam perbaikan halte yang dirusak massa.
"Kemudian mulai Jumat (9/10/2020) malam kami mulai bersih-bersih. Lalu Sabtu (10/10/2020) ini sudah mulai perbaikan," ujar Johny.
Johny mengatakan ada 46 halte transjakarta yang terdampak demo yang berakhir ricuh.
Namun, hanya lima halte yang alami rusak parah.
• Gara-gara Warna Kulit Sawo Matang Jadi Insecure, Ini Cara Aurelie Moeremans Menambah Rasa Pede
Pihak transjakarta juga sudah klasifikasikan halte yang alami rusak parah, sedang, dan ringan.
"Lima rusak parah, sisanya rusak ringan seperti vandalisme dan sebagainya," jelas Johny.
Sehingga total kerugian akibat kerusakan seluruh halte transjakarta mencapai Rp 65 Miliar.
Harapannya, dalam sepekan halte yang alami rusak ringan sudah dapat diperbaiki seluruhnya selama sepekan.
Kemudian halte yang rusak sedang bisa diperbaiki dalam waktu dua sampai tiga pekan kemudian.
Sementara halte yang rusak berat seperti Halte Tosari, Halte Bundaran HI, Halte Sarinah, dan Halte Senen membutuhkan waktu empat sampai enam minggu untuk perbaikan.
"Fokus kami saat ini di koridor satu dulu. Nanti beberapa tempat lain akan kami lanjut perbaiki," tandas Johny.
Diketahui aksi unjuk rasa Omnibus Law di persimpangan Harmoni berakhir ricuh. Massa membakar sejumlah halte, Pos Polisi dan Gedung Bioskop Senen. (Desy Selviany)
