Breaking News:

Omnibus Law

Wartawan Alami Kekerasan Saat Liput Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja, Politikus PDIP Bela Polisi

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan meminta semua pihak memosisikan diri sebagai aparat yang bertugas.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Polisi bersitegang dengan para demonstran di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berakhir ricuh. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sejumlah jurnalis dilaporkan mendapatkan tindak kekerasan hingga intimidasi dari polisi, saat meliput aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang berujung rusuh, Kamis (8/10/2020).

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan meminta semua pihak memosisikan diri sebagai aparat yang bertugas.

"Tanyakan pada dirimu dan berusaha untuk empati."

Boyamin Saiman Bukan Penyelenggara Negara, KPK Analisa Uang Rp 1,08 Miliar yang Diterima MAKI

"Seandainya engkau ada di posisi seperti mereka, apakah yang mereka lakukan itu sepenuhnya harus dipersalahkan?" Ujar Arteria ketika dihubungi Tribunnews, Jumat (9/10/2020).

Arteria tetap meyakini kehadiran polisi humanis wajib hukumnya dalam menjalankan setiap tugas dan fungsi kepolisian, baik yustisial maupun non yustisial.

Namun, dia mengajak semua pihak untuk melihat lebih dalam, lebih cermat, dan lebih bijak.

IDI Prediksi Kasus Covid-19 Melonjak Masif 1-2 Minggu Lagi Akibat Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja

Apalagi, menurutnya aparat keamanan sudah sangat sabar dan tetap mematuhi serta berpegang pada standar operasional prosedur (SOP).

"Aksi kemarin sudah brutal, sudah bukan demonstrasi lagi, melainkan gerakan anarki yang menempatkan keadaan sudah tidak dalam keadaan ideal."

"Sehingga perlu dilakukan kegiatan pengamanan yang lebih represif lagi," tuturnya.

Pasien Covid-19 Kabupaten Bogor Tambah 58 Orang pada 8 Oktober 2020, Termuda Umur 4 Tahun

Dalam banyak kasus tatkala polisi bersikap keras, Arteria melihat mereka kerap diliput oleh media disertai dengan informasi yang tidak berimbang, untuk kemudian disebarluaskan dan menjadi viral.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved