VIDEO Masuk Kategori Program RUTHL, 12 Rumah Warga di Pondok Ranji Direnovasi Pemkot Tangsel

Airin mengatakan pengadaan rumah layak Huni tersebut merupakan kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dalam mensejahterakan masyarakat.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany secara simbolik memberi kunci rumah kepada warga yang mengikuti program RUTHL di kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur. (Warta Kota / Rizki Amana) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT TIMUR - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany meresmikan satu unit rumah yang telah direnovasi pihaknya melalui program Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTHL).

Peresmian tersebut berlangsung di kawasan Jalan Menjangan RT 03/01, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangsel sekitar pukul 15.30 WIB.

Airin mengatakan pengadaan rumah layak Huni tersebut merupakan kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dalam mensejahterakan masyarakat.

"Ini adalah hal kecil yang menjadi tugas dan kewajiban kita. Mudah-mudahan sudah dibedahnya rumah, ibu ataupun bapak ibadahnya dapat tambah kuat lagi, tambah kencang lagi," kata Airin dalam sambutannya, Ciputat Timur, Tangsel, Jumat (9/10/2020).

Selain itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Kadisperkimta) Kota Tangsel, Ade Suprizal mengatakan sebanyak 12 rumah di lokasi tersebut diresmikan secara bersamaan.

Menurutnya dari setiap unti rumah yang mengikuti program RUTHL itu pihaknya menganggarkan biaya yang bervariatif dalam renovasinya.

Pelajar Kabupaten Tangerang yang Ikut Demo Buruh saat Menolak UU Cipta Kerja Tertular Virus Covid-19

"12 rumah yang ikut RUTHL. (Anggaran per rumah-red) Rp 70 juta, tapi variasi ya ada yang Rp 60 juta, tergantung volume pekerjaannya," kata Ade dikesempatan yang sama, Tangsel, Ciputat Timur, Jumat (9/10/2020).

Ade menjelaskan awalnya Pemkot Tangsel menargetkan 200 rumah warga yang terkategori tak layak huni untuk mengikuti program tersebut.

Pemkab Tangerang Ingin Warganya Cerdas Bermedsos dan tak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah Umat

Namun, hal tersebut gagal terwujud akibat situasi pandemi covid-19 hingga berimbas pengurangan renovasi rumah yang ditargetkan pihaknya.

"Jadi ceritanya target 300 karena ada pandemi jadi kita terealisasi 200 rumah. Jadi memang sudah rekonstruksi 200 rumah," pungkasnya. (m23)

Update Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Jumat 9 Oktober yang Dirawat 257, Total 1.789 Pasien

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved