Berita Video
VIDEO: Polisi Sekat Perbatasan Kabupaten dan Kota Bekasi
Terdapat beberapa kelompok buruh dan bahkan anak STM yang diminta putar balik lantaran mereka hendak menuju je Jakarta.
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, Tambun Selatan -- Kepolisian bersama TNI dan dishub melakukan penyekatan di perbatasan antaran Kota dan Kabupaten Bekasi guna menghalau massa buruh yang hendak berangkat ke Gedung DPR RI untuk melakukan aksi unjuk rasa.
Pantauan Warta Kota, polisi mengentikan laju seluruh kendaraan bus yang dicuragai terdapat massa buruh. Satu per satu dari penumpang ditanyakan lokasi tujuan mereka.
Terdapat beberapa kelompok buruh dan bahkan anak STM yang diminta putar balik lantaran mereka hendak menuju je Jakarta.
Wakapolsek Tambun Selatan AKP Nana menjelaskan kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari pengamanan yang dilakukan pada dua hari silam.
"Pengamanan saat ini masih sama seperti kemarin, kami melakukan penyekatan di perbatasan antara Kabupaten dan Kota Bekasi," ucap Nana saat ditemui di titik pemantauan Jalan Raya Pantura, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/10/2020).
Terdapat 3 lokasi yang jadi fokus pengamanan, yakni perbatasan Sasak Jarang di Jalan Raya Pantura, Jalan Raya Kalimalang di titik Kali Mas dan Grand Wisata.
Mereka yang kedapatan hendak mengarah ke Jakarta menuju Gedung DPR RI diminta putar balik.
"Kalau mau ke Gedung DPR, kami secara persuasif memberikan imbauan kepada mereka untuk putar balik," tuturnya.
Penjagaan bakal dilakukan selama 24 jam penuh di lokasi tersebut. (abs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aksi-buruh-memblokir-jalan-fly-over-summarecon-bekasi-kamis-8102020.jpg)