Omnibus Law

Pakai Seragam SMA, Bocah SMP Ikut Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Bawa Ketapel dan Tembakau Gorila

Aksi demonstrasi buruh menolak Undng-undang Cipta Kerja semakin meluas di wilayah Tangerang.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Aparat Polresta Tangerang mengamankan 59 pelajar yang turut serta dalam aksi demonstrasi buruh tolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020). 

WARTAKOTALIVE, TIGARAKSA - Aksi demonstrasi buruh menolak Undng-undang Cipta Kerja semakin meluas di wilayah Tangerang.

Bahkan, unjuk rasa itu kini diikuti oleh sejumlah pelajar.

Jajaran Polresta Tangerang mengamankan 59 pelajar yang turut serta dalam aksi demonstrasi ini.

Ada Dua Fraksi di DPR Tak Mau Lapor Anggotanya Positif Covid-19, Kenapa?

Mereka diamankan di wilayah perbatasan seperti Bitung dan Curug.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indardi menjelaskan, 59 orang yang diamankan bukan berlatar belakang buruh ataupun mahasiswa, melainkan pengangguran dan kebanyakan para pelajar.

"Bahkan ada yang masih berstatus pelajar SMP," ujar Ade, Kamis (8/10/2020).

MAKI Duga Dikasih 100 Ribu Dolar Singapura karena Ungkap Banyak Kode di Kasus Djoko Tjandra

Ade menyesalkan tindakan para pelajar ini. Padahal, kata Ade, saat ini sekolah tatap muka sedang tidak dilakukan.

Bahkan, pelajar SMP yang juga ikut diamankan malah menggunakan seragam SMA.

Dari hasil pemeriksaan badan kepada 59 orang itu, ditemukan ada yang membawa gunting, ketapel, dan tembakau gorila.

Pastikan Masih Ada di Hutan Tenjo Bogor, Polisi Lacak Keberadaan Cai Changpan Pakai Peralatan IT

Kata Ade, tembakau gorila apabila dikonsumsi, dapat memicu adrenalin dan meningkatkan agresivitas.

"Mereka bukan buruh, bukan mahasiswa, maka kami cegah."

"Dan ada yang bawa gunting, ketapel, dan tembakau gorila."

Tiap Wilayah Jakarta Dapat 13 Pompa Apung, Harga 1 Unit Rp 100 Juta, Sedot 50 Liter Air per Detik

"Tembakau gorila ini dapat memicu agresif," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, 59 orang itu hendak ke Jakarta, karena adanya ajakan dari pesan WhatsApp dan media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved