Rabu, 15 April 2026

UU Cipta Kerja

Mahasiswa Bantu Buruh Guncang Kantor Pemkab Karawang Terkait UU Cipta Kerja

Guna memperkuat aksi buruh, ratusan mahasiswa turut berdemo dio depan kantor Pemkab Karawang terkait pengesahan UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Acep Nazmudin
Sejumlah buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat setelah berjalan kaki dari Balai Kota, melalui Bundaran Bank Indonesia dan Patung Kuda, Kamis (29/9). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Guna memperkuat aksi buruh, ratusan mahasiswa turut berdemo dio depan kantor Pemkab Karawang terkait pengesahan UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Pantauan wartakotalive.com ratusan mahasiswa dari berbagai universitas ini nampak memadati satu jalur jalan Jendral Ahmad Yani, Karawang.

Adanya aksi demo Mahasiswa ini pun membuat arus lalu lintas tersedat dan beberapa kendaraan terpaksa harus di alihkan ke jalur alternatif.

Dengan membawa bendera hingga spanduk bertuliskan menolak omnibus law, bahkan ada beberapa tulisan jika DPR RI merupakan impostor yang hanya mementingkan investor.

Ratusan buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia berunjuk rasa ke gedung parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, saat berlangsung Sidang Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2020).
Ratusan buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia berunjuk rasa ke gedung parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, saat berlangsung Sidang Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2020). (Warta Kota/Nur Ichsan)

Dalam aksinya ini, salah satu perwakilan mahasiswa melakukan orasi, tak lain dalam orasinya itu menyinggung mengenai kinerja DPR yang hanya mementingkan para investor dibandingkan rakyat.

"Hari ini kita berkumpul di sini menandakan Indonesia tidak baik baik saja. Kita di sini bukan untuk merusak bukan memprovokasi tapi kami datang ke sini karena pemerintah tidak pro rakyat," kata salah satu mahasiswa saat orasi.

Para mahasiswa yang hadir menyoroti mengenai pengesahan undang undang Omnibus Law yang telah disahkan oleh wakil rakyat yang justru menyengsarakan rakyat.

"Kebijakan menyengsarakan rakyat dan hanya mementingkan investor. Maka hari ini. Kita harus menjadi bagian dari revolusi itu. Revolusi, revoluasi," katanya.

Tak hanya itu para Mahasiswa juga menyinggung mengenai beberapa kelompok remaja yang sempat diamankan ketika itu aksi demo buruh beberapa waktu lalu.

Buruh pabrik PT SCS (Sinar Central Sandang) saat menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (15/3/2017).
Buruh pabrik PT SCS (Sinar Central Sandang) saat menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu (15/3/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Para mahasiswa meminta petugas kepolisian untuk membebaskan mereka.

"Tuntutan kita yang lain yaitu bebaskan kawan kawan yang ditangkap. Tolong di keluarkan juga data dan nama biar keluarganya tau," ujarnya.

Sementara itu, di bagian dalam kantor Pemkab Karawang nampak beberapa anggota kepolisian terlihat berjaga jaga dia di dalam gerbang, mereka terlihat memantau para mahasiswa yang tengah melaksanakan aksi orasi itu.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved