Breaking News:

Pendidikan

Di Indonesia Belum Merata, Prudential Targetkan 200.000 Anak Mampu Tingkatkan Literasi Membaca

Untuk meningkatkan literasi keuangan anak usia 7-12 tahun, Prudential Indonesia bersama PJI melaksanakan program Cha-Ching sejak 2012.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Dok. Prudential Indonesia
Anak-anak sedang mengikuti program Cha-Ching yang merupakan program peningkatan literasi keuangan anak usia 7-12 tahun dari Prudential Indonesia. Program yang sudah berjalan sejak 2012 ini mengajarkan pemahaman atas empat aspek utama pengelolaan keuangan melalui modul pembelajaran menarik, yaitu Peroleh (Earn), Simpan (Save), Belanjakan (Spend) dan Sumbangkan (Donate). 

"Lebih jauh lagi, belajar dari pandemi Covid-19, penanaman literasi keuangan sejak dini makin relevan manfaatnya untuk mempersiapkan diri mereka menghadapi ketidakpastian yang dapat terjadi sewaktu-waktu di masa depan...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masih belum meratanya tingkat literasi membaca bagi kalangan anak-anak menjadi perhatian khusus bagi kita semua, khususnya Prudential Indonesia.

Berdasarkan data yang dilansir oleh http://repositori.kemdikbud.go.id disebutkan bahwa indeks aktivitas literasi membaca (alibaca) menunjukkan bahwa masih terdapat celah perbedaan cukup tinggi antara Provinsi DKI Jakarta sebagai provinsi dengan indeks alibaca tertinggi (58,16) dengan Papua yang menduduki peringkat indeks alibaca terendah (19,9).

Kesenjangan ini kian terasa makin berat di tengah pandemi, menyusul ditutupnya sebagian besar sekolah, proses belajar mengajar pun mengandalkan metode daring.

UNICEF menyebutkan bahwa 35 persen siswa belum memiliki koneksi internet memadai untuk sekolah daring.

Selain itu, hanya sedikit anak yang memiliki komputer atau laptop untuk mengakses internet dari rumah, terutama mereka yang tinggal di pedesaan, rata-rata kurang dari 15 persen.

Terapi Tertawa, Solusi Atasi Stres Menghadapi Pandemi Covid-19, Begini Penjelasannya

Hari Aksara Internasional, Duta Baca Indonesia Najwa Shihab: Literasi Bukan Sekadar Bisa Mengeja

Program penguatan literasi anak

Merespons hal ini, Prudential Indonesia melaksanakan rangkaian program penguatan literasi anak guna mendukung mereka hidup lebih sehat dan sejahtera.

Program penguatan literasi pada anak ini diharapkan dapat menjangkau lebih dari 200.000 siswa hingga akhir tahun 2020.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan bahwa Prudential Indonesia terus menguatkan literasi anak sejak dini melalui dua program besar, yaitu program dukungan pendidikan yang berkolaborasi dengan UNICEF, serta program Cha-Ching bersama PJI.

“Keduanya juga merupakan bagian dari upaya kami membantu generasi penerus mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya kelak,” ujar Jens dalam Webinar KompasTalks 'Literasi Anak Jadi Awal Kesejahteraan Indonesia', Rabu (7/10/2020).

12 Oktober Oppo Reno4 F Meluncur, Punya 6 Kamera dan Bodi yang Lebih Tipis dari Reno4, Harganya?

Terblokir, Ponsel Gaming Asus ROG Phone 3 Versi Resmi, Diduga IMEI Tak Terdaftar, Begini Kata Asus

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved