Rabu, 22 April 2026

Sport

Ingin Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032, Kemenpora bakal Bangun Laboratorium Anti Doping

Menpora Zainudin Amali telah menggelar rapat virtual bersama Presiden of The World Anti-Doping Agency (WADA), Witold Banka, Rabu (7/10/2020).

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Dok: Kemenpora
Menpora Zainudin Amali saat melakukan rapat virtual bersama dengan Presiden of The World Anti-Doping Agency (WADA), Witold Banka yang bermarkas di Kanada, Rabu (7/10/2020). 

Pada rapat itu, Zainudin sampaikan komitmen kuat dan dukungannya terhadap keberadaan lembaga anti doping internasional WADA maupun Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

Bentuk komitmen pemerintah terhadap lembaga anti doping adalah dengan meningkatkan rencana anggaran dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami sampaikan bahwa rencana keuangan dukungan terhadap LADI meningkat sekitar 500% pada tahun 2021 dan selanjutnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang diantaranya akan digunakan untuk peningkatan jumlah tes doping dan pembangunan laboratorium anti doping di Indonesia,” kata Zainudin dikutip dari Tribunnews.com.

“Pertimbangan utama, kami akan bangun laboratorium anti doping di Indonesia, karena selama ini untuk tes doping harus mengirim sampel tes ke luar negeri. Itu biayanya mahal, sehingga berpengaruh terhadap sedikitnya jumlah sampel tes doping di Indonesia," ujar Zainudin.

"Ke depan dengan adanya laboratorium anti doping di Indonesia saya berharap jumlah tes doping akan meningkat signifikan,” terangnya.

Menurut Zainudin, pembangunan laboratorium doping sebagai keseriusan Indonesia yang sedang berupaya menawarkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

“Komitmen peningkatan jumlah tes doping dan rencana pembangunan laboratorium doping merupakan bagian dari keseriusan kami dalam upaya bidding tuan rumah Olimpiade 2032,” tutur Zainudin.

Zainudin berharap tahun 2021, LADI bisa menjalankan program-program WADA untuk mengembangkan laboratorium doping di Indonesia.

“Oleh karenanya kami terus bekerja keras dan berharap semua program WADA dapat dilaksanakan di Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved