Berita Jakarta

Gantikan Almarhum Saefullah, Pagi Ini Anies Lantik Sri Haryati sebagai Penjabat Sekda DKI Jakarta

Gantikan Almarhum Saefullah, Pagi Ini Anies Lantik Sri Haryati sebagai Penjabat Sekda DKI Jakarta. Pelantikan akan digelar di Balai Kota DKI Jakarta

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta, Sri Haryati 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melantik Sri Haryati sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah DKI Jakarta pada Rabu (7/10/2020).

Selain menjadi Pj Sekda, Sri juga mengemban amanah secara definitif sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir.

Dipaparkannya, pelantikan sekaligus pengambilan sumpah Pj Sekda akan dilakukan di ruang Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Artinya, hanya tamu-tamu tertentu yang datang dalam acara tersebut misalnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta.

Selain itu, kata dia, pelantikan Pj Sekda juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 91 Tahun 2019 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah. Untuk masa tugas Pj Sekda paling lama tiga bulan dan atau sampai dengan adanya hasil seleksi terbuka jabatan definitif Sekretaris Daerah.

Temukan Pelanggaran Selama Pilkada Serentak, Warga Kini Bisa Laporkan Aduan Lewat Gowaslu

Adapun nama aparatur sipil negara (ASN) yang lolos seleksi terbuka akan diusulkan kepada Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri RI untuk diangkat sebagai pejabat definitif Sekretaris Daerah.

“Dengan adanya aturan tersebut, maka istilah Pelaksana tugas (Plt) khusus untuk pejabat definitif Sekda yang berhalangan tetap, karena berhenti atau meninggal dunia, diganti dengan Penjabat Sekretaris Daerah,” kata Chaidir berdasarkan keterangan dari PPID DKI Jakarta pada Selasa (6/10/2020) malam.

Nyatakan Sikap, Kader Partai Hanura PAC Serpong Utara Dukung Ben-Pilar Menangkan Pilkada Tangsel

Selanjutnya, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Gubernur Provinsi DKI Jakarta, mengusulkan seorang Pj Sekda kepada Kementerian Dalam Negeri.

Setelah Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 821/5423/SJ tanggal 30 September tentang persetujuan Penunjukan Pj Sekda DKI Jakarta, maka PPK membuat Surat Keputusan pengangkatannya.

Kemudian, Pj Sekda harus segera dilantik paling lambat lima hari kerja sejak keputusan pengangkatan itu ditetapkan.

Mulus Beroperasi Selama PSBB Kota Tangsel, Ternyata Manajemen Delta BSD City Terapkan Modus Ini

Mengenai tugas dan kerja Pj Sekda beserta hak dan kewenangan maupun kewajibannya, sama persis dengan tugas pokok dan fungsi pejabat definitif Sekda dalam membantu Gubernur.

“Selain itu, Pj Sekda ini juga masih mengemban tugas pokok dan fungsinya sebagai pejabat yang definitif. Dalam hal ini yang bersangkutan sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta,” ungkapnya.

Abaikan Protokol Kesehatan dan Keputusan Pemkot Tangsel, Griya Pijat Delta BSD City Digerebek Polisi

Guna mengisi jabatan Sekda, Pemprov DKI Jakarta mengadakan seleksi terbuka tingkat nasional, mengacu pada UU ASN Tahun 2014 dan Permenpan Tahun 2014, serta PP Nomor 11 Tahun 2014 tentang Manajemen PNS, serta mengusulkan rekomendasi untuk seleksi terbuka ke KASN tentang seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah. Sesuai ketentuan yang berlaku, seleksi jabatan Sekretaris Daerah setingkat jabatan Pimpinan Tinggi Madya (Eselon 1) dibuka secara Nasional. (faf)

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved