Breaking News:

Omnibus Law

Fadli Zon Minta Maaf Tak Bisa Cegah Pengesahan UU Cipta Kerja, Terkejut Sidang Paripurna Dimajukan

Anggota DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon meminta maaf tidak dapat mencegah pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang, oleh DPR.

Warta Kota/Istimewa
Fadli Zon 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon meminta maaf tidak dapat mencegah pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang, oleh DPR.

"Sebagai anggota DPR, saya termasuk yang tidak dapat mencegah disahkannya undang-undang ini," ujar Fadli Zon lewat keterangan tertulis, Rabu (7/10/2020).

Fadli Zon menjelaskan, dirinya bukan merupakan anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR yang bertugas melakukan pembahasan RUU Cipta Kerja sejak awal hingga disahkan.

DAFTAR 54 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Di Jakarta Tinggal Dua Wilayah

"Selain bukan anggota Baleg, saya pun termasuk yang terkejut adanya pemajuan jadwal sidang paripurna kemarin, sekaligus mempercepat masa reses."

"Ini bukan apologi, tapi realitas dari konfigurasi politik yang ada. Saya mohon maaf," ucap Fadli Zon.

Fadli Zon menilai, omnibus law Cipta Kerja menjadi preseden buruk bagi demokrasi, karena beberapa alasan.

Data Kamera Mesin Absensi di Lobi Gedung Kejaksaan Agung yang Terbakar Ikut Diperiksa Bareskrim

Pertama, kata Fadli Zon, omnibus law telah membuat parlemen kurang berdaya.

Di mana, undang-undang ini mengubah 1.203 pasal dari 79 undang-undang yang berbeda-beda.

"Bagaimana parlemen bisa melakukan kajian dan sinkronisasi pasal sekolosal itu dalam tempo singkat? Sangat sulit."

Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia 3,7 Persen, Masih di Atas Rata-rata Dunia

"Sehingga, yang kemudian terjadi parlemen menyesuaikan diri dengan keinginan pemerintah," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved