Breaking News:

Berita Bekasi

Cerita Buruh di Bekasi Bisa Lolos Penyekatan Aparat, Naik Motor hingga Tidak Pakai Atribut Serikat

Massa buruh atau pekerja Bekasi yang hendak menuju ke Gedung DPR RI tertahan aparat Kepolisian dan TNI, Senin (5/10/2020).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Desy Selviany
Empat motor polisi di depan pintu gerbang DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2020). Buruh yang berunjuk rasa sudah membubarkan diri setelah diingatkan polisi tentang aturan protokol kesehatan dan penyebaran virus corona atau Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Massa buruh atau pekerja Bekasi yang hendak menuju ke Gedung DPR RI tertahan aparat Kepolisian dan TNI, Senin (5/10/2020).

Massa buruh itu hendak menuju ke Gedung DPR RI untuk aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Salah seorang buruh yang sempat tertahan menceritakan suasana penyekatan yang dilakukan aparat gabungan Kepolisian dan TNI.

Ada sekitar empat pleton yang dikerahkan untuk menjaga dan mencegah massa buruh yang hendak berangkat ke Jakarta di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi.

"Sempat kena cegah, tapi saya lolos karena pakai motor dan tidak pakai atribut serikat," ujar  dia ketika dihubungi, Senin (5/10/2020).

Dia bersama rekan sesama buruh berhasil lolos karena menggunakan sepeda motor dan tanpa memakai atribut serikat.

Sedangkan rekan buruh lainnya, masih tertahan di Kawasan Industri MM2100 dan EJIP Kabupaten Bekasi.

Diingatkan Bahaya Pandemi Virus Corona, Buruh Batal Gelar Unjuk Rasa di Gedung DPR RI

Ribuan Buruh Gelar Aksi Demo di Cikokol Tangerang, Tolak Pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Kebanyakan dari mereka tertahan karena menggunakan kendaraan bus, mobil dan sepeda motor memakai atribut.

"Semua distop dicegatin di titik kawasan industri dan jalan perbatasan menuju ke Jakarta."

"Alhamdulillah saya sama 50 motor lolos, karena enggak pakai atribut. Tapi ya ini di DPR tertahan tidak bisa masuk," ujar dia.

Buruh yang juga merupakan pimpinan serikat buruh di Bekasi mengaku heran terhadap tindakan penyekatan yang dilakukan aparat.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved