Selasa, 14 April 2026

Krimilitas

Saat Pandemi Virus Corona Maling HP Makin Marak di Pasar Tradisional

Warga Ciledug, Kota Tangerang dihebohkan dengan banyaknya kasus pencurian telepon genggam dan uang.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Subdit Jatanras Polda Metro Jaya membekuk tiga pelaku pencurian dengan modus geser tas yang beraksi di Restoran Kimukatsu, Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Jumat (7/2/2020) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Warga Ciledug, Kota Tangerang dihebohkan dengan banyaknya kasus pencurian telepon genggam dan uang.

Kali ini, kasus tersebut menimpa penjual buah segar di Jalan Cipto Mangunkusumo No.113, RT 03/ RW.10, Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang.

"Ada tiga HP yang diambil dua merek Samsung dan satu Vivo," ujar Eky, pedagang di pasar tersebut, Minggu (4/10/2020).

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar bangunan.

Maling hp ditangkap polisi di Depok.
Maling hp ditangkap polisi di Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Terlihat pantauan CCTV, maling itu datang dengan berboncengan menggunakan sepeda motor matic pada pagi tadi.

Mereka memanfaatkan kelengahan pedagang yang tengah tertidur. 

"Tiga HP itu kami taruh di meja, sadarnya HP itu hilang sekitar jam 9-an, kirain lagi dipegang temen tahunya hilang semua itu HP di meja," ucapnya.

Meski demikian, hanya butuh sekitar enam menit maling tersebut berhasil membawa kabur tiga buah HP milik pedagang.

Eky menjelaskan, kejadian maling pada saat pagi hari bukanlah yang pertama. 

Kendati demikian sebelumnya, uang hasil dagangan senilai Rp 2 juta beserta tas-tasnya juga raib diambil maling pada pagi hari.

Pencurian HP juga pernah dialami oleh pemilik toko kelontong yang ada tepat di samping lapak buah itu. Namun, kejadian itu terjadi pada sore hari. 

Kawasan Pasar Ciledug macet, Sabtu (26/7/2014)
Kawasan Pasar Ciledug macet, Sabtu (26/7/2014) (Wahyu Tri Laksono)

"Baru beberapa Minggu kemarin HP saya hilang juga. Kalau dilihat CCTV sepertinya pengguna motor juga yang ambil pura-pura belanja," kata Yuli, korban pemilik warung kelontong. 

Mereka berharap agar kepolisian menindaklanjuti kasus tersebut karena meresahkan masyarakat, khususnya pedagang kecil agar kejadian ini tak  terulang kembali. 

"Semoga cepat ketangkep malingnya biar jera dan warga Ciledug khususnya pedagang bisa berjualan kembali dengan tenang," tuturnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved