Breaking News:

Bawaslu Koordinasi Dengan Satpol PP Terkait Pelanggaran APK

Bawaslu Koordinasi Dengan Satpol PP Terkait Pelanggaran APK. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang akan melakukan pengawasan terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) yang telah di pasang oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2020.

Sejauh ini Bawaslu Kabupaten Karawang telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Karawang terkait penertipan jika ada pelanggaran APK.

"Untuk aturannya sendiri sudah di atur di PKPU. Kami pun juga sudah koordinasi baik dengan Satpol pp dan pemangku kepentingan lainnya," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Karawang, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga, Suryana Hadi Wijaya, Minggu (4/10/2020).

Nasib Kompetisi Liga Sepak Bola di Indonesia Tak Menentu, Main Tarkam Jadi Solusi?

Menurutnya dalam penertiban terhadap jenis kampanye pemasangan alat peraga kampanye dan penyebaran bahan kampanye, bahwa Bawaslu dengan Satpol PP memiliki fungsi yang sinergis, karena Satpol PP sebagai instansi yang memiliki wewenang dalam penertiban APK.

Sedangkan Bawaslu memiliki tugas untuk mengawasi, dengan berkoordinasi dengan pihak lain seperti Satpol PP, TNI-Polri, Bawaslu terkait pelanggaran itu. Jika ditemukan tentu Bawaslu akan mengeluarkan surat rekomendasi.

"Kalo ditemukan adanya pelanggaran tentu kami akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk diturunkan," katanya.

Dalam PKPU No. 6 tahun 2020 alat Peraga Kampanye adalah semua benda atau bentuk lain yang memuat visi, misi, dan program Pasangan Calon, simbol, atau tanda gambar Pasangan Calon yang dipasang untuk keperluan Kampanye.

Ramalan Zodiak Keuangan Minggu 4 Oktober 2020 Scorpio dan Leo Merasa Uang Cukup, Virgo Uang Boros

Dimana bertujuan untuk mengajak orang memilih Pasangan Calon tertentu, yang difasilitasi oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan dibiayai sendiri oleh Pasangan Calon.

Jumlah alat peraga kampanye yang dibuat atau dicetak oleh pasangan calon paling banyak 200 persen dari jumlah Alat Peraga Kampanye yang dibuat atau dicetak oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved