Pilkada Depok

Komisi A DPRD Kota Depok Minta ASN Netral di Pilkada Depok

Sikap tak netral menurutnya justru mecederai demokrasi dan sama sekali tidak menghargai dua kandidat yang bertarung.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Komisi A DPRD Kota Depok Minta ASN Netral di Pilkada Depok
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah, meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok untuk netral di Pilkada Depok 2020.

Hamzah juga memperingatkan ASN untuk menghormati proses pemilihan wali kota saat ini.

Sikap tak netral menurutnya justru mecederai demokrasi dan sama sekali tidak menghargai dua kandidat yang bertarung.

“Kami sangat mengecam keras jika ada ASN yang tidak bersikap netral, dalam pemilihan wali kota Depok tahun 2020,” kata Hamzah, Jumat (2/10/2020).

Hamzah menyatakan bahwa terdapat aturan larangan ASN berpolitik yakni Undang-undang nomor 5 tahun 2014, tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Lalu, Undang-undang nomor 10 tahun 2016. Selanjutnya ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah nomor 42 tahun 2004 dan PP nomor 53 tahun 2010.

“Ada beberapa point yang menegaskan larangan bagi ASN, yang ada dalam aturan tersebut. Itu harus dijaga dan dipantau oleh pemerintah,” ujarnya.

Hamzah juga meminta semua elemen masyarakat agar ikut mengambil bagian untuk mengawasi pelaksanan pemilihan wali kota Depok, sebab peran semua elemen masyarakat sangat di butuhkan dalam proses pemilihan wali kota saat ini.

"Apabila diketahui atau didapatkan adanya ketidak netralan ASN maka di harapkan untuk melapor kepada pihak yang berwenang," katanya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved