Liga 2

Liga 2 2020 Ditunda, Perserang Serang Rugi Rp 700 Juta dan Mental Pemain

PSSI menunda pelaksanaan kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020. Rencana awal, dua kompetisi itu akan digelar pada Oktober mendatang.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
(KOMPAS.com/RASYID RIDHO)
Manajer Perserang Serang, Babay Karnawi, (kemeja putih). 

PSSI berencana akan menghelat dua kompetisi itu pada November 2020.

Keputusan itu diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dalam konferensi pers yang dihadiri Menpora Zainudin Amali di Kantor Kemenpora RI pada 29 September 2020.

Iriawan mengatakan bahwa penundaan penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 2020, karena Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terkait izin keamanan.

Pada 28 September 2020, Polri memutuskan tidak akan memberi izin keramaian dalam berbagai tingkat tertentu, karena situasi pandemi virus corona di Indonesia yang belum membaik.

Pengunduran kembali kompetisi Liga 2 2020 membuat klub-klub mengalami kerugian, baik dari segi finansial dan mental dari para pemain.

Salah satu klub yang mengalami itu adalah Perserang Serang.

"Hampir semua (klub) berteriak dengan adanya penundaan kompetisi. Kami harus bayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial. Sedangkan, pemasukan tidak ada. Jelas bangkrut," kata Manajer Perserang Serang, Babay Karnawi, dikutip dari Kompas.com, Kamis (01/10/2020).

Menurut Babay, kerugian Perserang dari penundaan kompetisi mencapai Rp700 juta untuk pengeluaran gaji pemain, pelatih, sewa mes, dan biaya operasional lainnya.

"Perserang pun mengerem kembali untuk mengumpulkan pemain. Padahal, rencananya hari ini seluruh pemain akan kembali latihan. Ini berpengaruh juga ke mental pemain," terang Babay.

Meski demikian, Babay menerima keputusan dari PSSI dan PT LIB untuk menunda lanjutan kompetisi Liga 2 2020.

Menurutnya, keputusan tersebut juga demi kebaikan bersama karena belum meredanya wabah virus corona di berbagai daerah.

"Karena kami (Perserang) menjadi salah satu peserta dari 24 klub Liga 2, yah kami ikuti keputusannya. Diundur kami ikuti, dilanjut juga kami ikuti," ujar Babay.

Babay menambahkan, manajemen dan para pendukung Perserang berharap, Liga 2 tahun ini bisa diputar pada bulan November nanti.

"Suporter Perserang sudah kangen dan mengharapkan klub kesayangannya bisa bermain. Meskipun mereka tidak bisa menyaksikan secara langsung di stadion," tambah Babay.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved