Breaking News:

Berita Nasional

Perkuat Ekosistem SMK Dirjen Pendidikan Vokasi Bersinergi dengan Gerakan Sekolah Menyenangkan

Perkuat Ekosistem Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Bersinergi dengan Gerakan Sekolah Menyenangkan

Editor: Dwi Rizki
Instagram @Jokowi
Acara SMK yang dihadiri presiden Jokowi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menyelenggarakan program Workshop Penguatan Eksosistem SMK melalui 'Gerakan Sekolah Menyenangkan' (GSM).

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Balai Besar/ Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV/BPPMPV) dan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu untuk mendukung Penciptaaan ekosistem pendidikan yang positif dalam rangka menyiapkan peserta Didik SMK yang berkarakter dan sesuai kebutuhan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).

Gerakan ini mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar ilmu pengetahuan dan bekal ketrampilan hidup.

Tujuannya agar anak-anak bergairah menjadi pembelajar yang sukses dan mandiri.

GSM Digagas pertama kali oleh Muhammad Nur Rizal dan Novi Poespita Candra pada bulan September 2014 dan telah mampu meningkatkan kualitas guru serta ekosistem pendidikan di sekolah-sekolah pinggiran.

Sejauh ini, GSM telah menyebarkan pengaruh ke berbagai area di Indonesia, termasuk Yogyakarta, Semarang, Tebuireng Jombang, Tangerang hingga beberapa kota di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Lucinta Luna Terima Vonis Hakim, Jaksa Penuntut Umum Masih Pikir-pikir dan Kemungkinan Banding

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menjelaskan BBPPMPV/ BPPMPV memiliki andil besar karena berperan dari sisi hulu untuk pnyiapan atau penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan bidang pendidikan vokasi.

Lebih lanjut Wikan menjelaskan peran penting yang diemban oleh BBPPMPV/ BPPMPV sebagai kawah candra dimuka bagi para pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan vokasi.

“Kepala BBPPMPV/BPPMPV harus memiliki visi dan mindset sebagai agen perubahan agar dapat menjadi motor penggerak di lembaganya dalam menciptakan agen perubahan dilembaganya maupun dilembaga Pendidikan dalam halini sekolah menengah kejuruan," tegas Wikan.

Untuk menjalankan peran sebagai agen perubahan tersebut, lanjutnya, maka diperlukan perubahan pola pikir yang revolusioner selayaknya seorang CEO perusahaan besar yang terbuka dengan perubahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved