Berita Nasional

Hasil Survei SMRC tentang Isu Kebangkitan PKI: Hanya Sedikit Rakyat yang Tahu

Warga yang setuju dengan isu sekarang sedang terjadi kebangkitan PKI tidak banyak berubah yakni hanya berkisar 10 sampai 16 persen.

TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam webinar dan rilis survei SMRC bertajuk Penilaian Publik Terhadap Isu Kebangkitan PKI, Rabu (30/9/2020). 

Populasi survei nasional tersebut diacak untuk dijadikan sampel survei tatap muka.

Sampel tersebut, kata Sirojudin, dipilih secara acak dengan stratified multistage random sampling dari total populasi nasional.

Responden terpilih kemudian, kata Sirojudin, diwawancarai melalui proses wawancara tatap muka.

Lalu dari koleksi sampel tersebut dipilih lagi untuk diwawancara melalui telepon.

"Sama juga prosedurnya, sampelnya kita pilih secara acak dari daftar responden hasil survei tatap muka yang memiliki telepon. Dan responden terpilih selanjutnya diwawancara lewat telepon," kata Sirojudin.

Sirojudin juga menggambarkan keakuratan metode tersebut dengan membandingkannya kepada pengalaman survei menjelang Pilpres 2020.

Berdasarkan pengalaman survei telepon menjelang Pilpres 2019 lalu itu, kata Sirojudin, tingkat akurasinya cukup baik.

Dalam temuan survei telepon 56,9 persen suara memilih Jokowi dan Maruf Amin dan 43,1 untuk Prabowo dan Sandi.

Sedangkan hasil Pilpres menyatakan 55,5 persen suara memilih Jokowi dan Maruf Amin serta 44,5 persen untuk Prabowo dan Sandi.

"Jadi temuan dari survei telepon itu sangat mirip juga akurasinya dengan hasil resmi KPU. Dengan demikian kita meyakini bahwa secara metodologi, survei telepon yang kita lakukan dengan metodologi yang sudah kita jelaskan tadi sudah cukup kuat untuk membaca realitas pemilih Indonesia saat ini," kata Sirojudin.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Warga yang Setuju Sedang Terjadi Kebangkitan PKI Relatif Tidak Banyak dan Tetap dari Waktu ke Waktu

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved