Breaking News:

Liga 1

Usai Kompetisi Ditunda, PSS Sleman Minta PSSI dan PT LIB Berdialog Bersama Klub

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 telah ditunda oleh PSSI, karena tidak dapat izin keramaian dari Polri akibat wabah Covid-19 yang masih tinggi.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Suasana latihan perdana PSS Sleman di Lapangan Sepakbola Yogyakarta Independen School (YIS), Sleman, Selasa (21/1/2020), sore. 

Terkait keputusan itu, Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, bakal mengirim surat kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) untuk bisa menggelar diskusi dengan klub-klub.

Menurut Marco, penundaan kedua kalinya ini sangat membuat klub terpukul, termasuk PSS Sleman.

Pasalnya, butuh usaha yang besar, baik tenaga maupun finansial guna mengumpulkan kembali para pemain.

“Kami berharap, PSSI bijaksana dan berhati-hati dalam mengambil keputusan untuk langkah berikutnya,” kata Marco dalam keterangan resmi yang diterima Tribunnews.com, Selasa (29/09/2020).

“Secara bisnis klub akan sangat terpukul dengan penundaan ini, sebab butuh usaha luar biasa untuk mengumpulkan tim. Kami harus melakukan negosiasi dengan pemain untuk penyesuaian nilai kontrak dan sponsor. Sekarang, kami kembali pada ketidakpastian keberlanjutan kompetisi,” tutur Marco.

Melalui surat yang akan dikirim ke PSSI dan PT LIB, paling lambat Rabu (30/09/2020), manajemen PSS ingin PSSI dan PT LIB berdiskusi dengan klub-klub.

“Kami harus berani bertanya pada diri sendiri dan menjawabnya. Bagaimana jika kompetisi jadi berjalan pada November mendatang. Lalu, tiba-tiba dihentikan pada Desember 2020 atau Januari 2021,” jelas Marco.

“Ini yang perlu didiskusikan dan kita wajib memiliki jawaban sebagai antisipasi atas terjadinya kemungkinan tersebut,” terang Marco.

PSS sudah melakukan komunikasi dengan jajaran tim dan stakeholder terkait penundaan kompetisi musim ini.

“Para pemain tetap berlatih dan karyawan tetap bekerja seperti biasanya. Kami akan mencari jalan keluar terbaik untuk semua dalam situasi seperti ini,” papar Marco.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved