Properti
Launching 17 Oktober, Ini Harga Perdana Hunian di Summarecon Bogor
Setelah dipersiapkan selama kurang lebih 8 tahun, PT Summarecon Agung Tbk, akhirnya segera meluncurkan proyek hunian terbarunya di Bogor, Jawa Barat.
Penulis: Hironimus Rama |
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Setelah dipersiapkan selama kurang lebih 8 tahun, PT Summarecon Agung Tbk, akhirnya segera meluncurkan proyek hunian terbarunya di Bogor, Jawa Barat.
Peluncuran proyek prestisius ini akan dilakukan pada 17 Oktober 2020.
"Sebelum peluncuran resmi, kami sudah membuka show unit mulai 12 September dan pendaftaran 23 September 2020. Animo konsumen luar biasa," kata Sharif Benjamin, Direktur Summarecon, dalam Virtual Press Conference Summarecon Bogor, Selasa (29/9/2020).
• Hunian Summarecon Bogor, Ini Keuntungannya Bila Beli Rumah di Sini
Dalam peluncuran ini nanti, Summarecon Bogor sekaligus melakukan penjualan perdana tiga klaster yang dikembangkannya.
Tiga klaster itu adalah Klaster The Agathis Golf Residence, The Mahogany Residence dan The Mahogany Island.
"Ada total 598 unit hunian yang kami tawarkan di 3 klaster itu," ujarnya.
Mahogany Residence tersedia sebanyak 321 unit, Mahogany Island tersedia 79 unit kavling dan the Agathis Golf Residence sebanyak 198 unit.
"Harga mulai dari Rp 1,35 miliar sampai Rp 5 miliar. Pembayaran bisa dengan tunai keras, tunai bertahap 15x, tunai bertahap 30x dan Kredit Pemilikan Properti," jelas Sharif.
Harga ini merupakan harga perdana sekaligus harga pandemi (Harga 2P).
"Pengembang jarang memberikan harga 2P seperti ini. Jadi, pandemi ini menjadi waktu terbaik untuk membeli properti harga lagi rendah," tambahnya.
Arsitek ternama
Summarecon Bogor dikembangkan sebagai perumahan skala kota mandiri dengan luas lahan 500 ha.
Untuk menata kota ini, Summarrcon mendatangkan SWA Architect dari California, Amerika Serikat.
"SWA Architect berpengalaman merancang kawasan yang memiliki karaktetistik yang sama dengan Summarecon Bogor," papar Sharif.
Sementara untuk desain klaster dipercayakan kepada arsitek ternama di Tanah Air.
The Agathis Golf Residence melibatkan arsitek ternama Denny Gondo dari Studio Air Putih.
The Agathis Golf Residence yang memiliki konsep arsitektur tropical colonial, terinspirasi bangunan bersejarah di Kota Bogor. Klaster ini memiliki view lapangan golf.
Sedangkan The Mahogany Residence merupakan hasil karya arsitek Hadiprana.
The Mahogany Residence memiliki desain tropical dengan nuansa modern.
Sharif menjamin seluruh tipe hunian ditawarkan Summarecon Bogor dengan kualitas terbaik, ceiling tinggi, penataan ruang yang efisien untuk memaksimalkan pencahayaan
alami dan sirkulasi udara yang baik.
"Seluruh cluster hunian akan dilengkapi dengan beragam fasilitas seperti club house, kolam renang, tempat bermain anak dan lainnya," kata Sharif.
Untuk membangun perumahan skala kota ini, Summarecon telah mengeluarkan belanja modal (capital expenditure/capex) lebih Rp1 trilun.
Dana itu digunakan untuk pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur dasar dan akses pintu dari tol Jagorawi.
Hunian Summarecon Bogor, Ini Keuntungannya Bila Beli Rumah di Sini
Kawasan Bogor di Jawa Barat menjadi satu diantara lokasi hunian favorit di sekitar Jakarta.
Suasana alamnya yang masih segar dan asri dengan udara pegunungan membuat banyak orang bermimpi untuk memiliki hunian di kawasan ini.
Hal ini mendorong para pengembang properti untuk ramai-ramai membangun proyek hunian di kawasan ini.
Terbaru, PT Summarecon Agung Tbk akan meluncurkan proyek hunian skala kota mandiri seluas 500 hektar di kawasan ini.
Direktur PT Summarecon Agung Tbk Sharif Benyamin mengatakan Bogor dipilih sebagai target lokasi proyek Summarecon karena keindahan alamnya.
"Summarecon sudah hadir di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi. Pada waktu peresmian Summarecon Bekasi pada 2010, owner kita mencanangkan agar kita harus punya proyek di selatan Jakarta. Bogor menjadi pilihan karena alamnya yang indah," kata Sharif dalam webinar 'Rumah Impian', Sabtu (12/9/2020).
Namun untuk mendapatkan lahan di Bogor, lanjut Sharif, tidaklah mudah. Beruntung pada 2012 mereka bertemu Honda Imora yang sudah memiliki tanah di 250 hektar di kawasan.
"Begitu kita joint venture, kita menambah terus lahan sampai mencapai ukuran yang feasible untuk membangun sebuah kota mandiri. Detelah 8 tahun terkumpul 500 hektar, lalu kita mulai bangun," ujarnya.
Keuntungan
Selain keindahan alam, kata Sharif, ada banyak keuntungan atau bonus yang didapatkan penghuni saat tinggal di Bogor.
Pertama, Bogor memiliki ketinggian 200-500 meter mdpl.
"Kita tidak bisa menciptakan ini hanya eksisting alam. Ketinggian seperti itu memiliki alam yang sejuk dengan angin semilirsemilir. Buka jendela, angin masuk. Temperatur udara juga sejuk, jadi tidak perlu banyak pake AC," jelasnya.
Bonus kedua adalah view yang indah dengan adanya padang golf yang luas.
"Summarecon Bogor ini memiliki tiga setengah lapangan golf atau detara 36 hole. Itu luasnya 210 hektar. View yang indah dan bebas dinikmati 25 jam ini juga tidak bisa dibeli," tutur Sharif.
Keuntungan ketiga adalah Summarecon Bogor dikelilingi 4 view gunung yaitu Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak dan Gunung Pancar.
"Jarang sekali terjadi di satu lokasi dikelilingi 4 gunung. Indah sekali dan sangat natural," imbuhnya.
Bonus lainnya adalah density dengan kontur turun naik.
"Kalau di dataran, pengembang membangun 60 persen untuk pemukiman dan 40 persen untuk fasilitas dan lahan terbuka hijau. Tetapi kalau di Summarecon Bogor, yang bisa dibangun hanya 38 persen, 62 persen bonusnya berupa ruang terbuka hijau. Ini akan membuat sangat nyaman," jelas Sharif.
Karena kontur yang naik turun, pengembang sangat sangat hati-hati dalam merancang kawasan ini.
"Kita datangkan konsultan dan masterpalnner dari Amerika. Soalnya kalau salah desain, bisa jadi rusak. Jadi kita pake SWA Architects dari California. Kita melihat lokasi di California yang mirip Summarecon Bogor. Begitu diterapkan, amazing," paparnya.
Untuk hunian, Summarecon Bogor menggandeng desainer ternama Indonesia seperti Hadi Prana dan Denni Gondo.
Keuntungan terakhir, akses yang mudah dijangkau melalui tol Jagorawi.
"Saya mengusahakan akses tol yang langsung ke lokasi Summarecon Bogor dari lima tahun yang lalu. Kita ingin agar bisa langsung masuk ke lokasi dari jalan tol Jagorawi.
"Lokasi hanya 2 km dari pintu tol Bogor Selatan," tambah Sharif.
Tiga cluster
Summarecon Bogor akan diluncurkan pada 3 Oktober 2020.
Pendaftaran untuk booking unit dibuka mulai 23 September hingga 17 Oktober 2020.
"Kita langsung rilis 3 cluster yaitu The Mahogany Residence dengan harga mulai Rp 1,3 miliar, The Mahogany Island Rp 1,4 miliar dan The Agathis Golf Residence mulai dari Rp 2,9 miliar," pungkasnya. (Hironimus Rama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pintu-gerbang-summarecon-bogor-jawa-barat290920201.jpg)