Virus Corona Jabodetabek
Fraksi PDIP DPRD DKI Minta Anies Baswedan Terapkan Mini Lockdown sesuai arahan Joko Widodo
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengambil kebijakan karantina wilayah terbatas jangkauan kecil.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengambil kebijakan karantina wilayah terbatas dengan jangkauan kecil.
Partai peraih kursi terbanyak di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat, itu menyatakan, kebijakan tersebut lebih efektif menekan penularan virus corona atau Covid-19 di Ibu Kota.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, kebijakan mini lockdown sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dalam rapat terbatas (ratas), Senin (28/9/2020).
Gembong Warsono mengatakan, ada dua keuntungan pemerintah daerah jika menerapkan kebijakan karantina wilayah terbatas jangkauan kecil atau mini lockdown.
“Keuntungan pertama, penyebaran Covid-19 lebih terkendali karena jangkauannya lokal, dan juga pemerintah daerah dapat melibatkan masyarakat untuk bantu mengawasi,” kata Gembong, Selasa (29/9/2020).
• Jokowi: Mini Lockdown yang Berulang Lebih Efektif Ketimbang Tutup Satu Kota Atau Provinsi
• Menko Luhut Minta 8 Propinsi Zona Merah Covid-19 Menyediakan Lokasi Karantina untuk Pasien OTG
Gembong mengatakan, keuntungan kedua yakni geliat ekonomi masih bisa bergerak.
Alasannya, mini lockdown hanya berlaku di daerah zona merah Covid-19.
“Contoh PSBB sekarang ketat dan mal tetap buka, tapi ada pembatasan."
"Bagi (gerai) yang ada di mal kan tetap bayar (sewa) restoran, tapi pengunjung tidak bisa makan di tempat. Itu kan salah satu penghambat (pendapatan),” ujar Gembong.
Dia menilai, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II yang kini diterapkan Pemprov DKI Jakarta membuat perekonomian Jakarta mati suri.
"Sebetulnya sekarang hidup tetapi mati. Dikatakan hidup karena mal masih buka, dan dikatakan mati karena aktivitas mal terbatas," ujarnya.
“Itu membuat pengusaha dilematis, buka tapi tidak ada pembeli. Jadi kalau untuk Jakarta jauh lebih efektif PSBB yang sifatnya mikro atau mini, sehingga masyarakat bisa dilibatkan untuk mengawasi dan ekonomi menggeliat kembali,” ujarnya.
• DAFTAR Lengkap Lokasi Karantina Pasien Covid-19 di Jakarta, Cari yang Dekat Tempat Tinggal Anda Ya
• Kasus Positif Corona Alami Lonjakan, Kota Bekasi Bakal Terapkan Kembali Karantina Wilayah
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa penting intervensi berbasis lokal dalam menekan laju penularan virus corona Covid-19.
Intervensi berbasis lokal, maka pembatasan aktivitas ekonomi dan sosial hanya dilakukan di lingkup kecil.
Jokowi mengatakannya saat rapat dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional lewat konferensi video, Senin (28/9/2020).
"Ini perlu saya sampaikan sekali lagi pada komite, intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan ke provinsi, kabupaten, kota,” kata Jokowi seperti dikutip dari kompas.com.
“Artinya pembatasan berskala mikro di tingkat desa, kampung, RW, RT, atau di kantor, pondok pesantren, saya kira itu lebih efektif,” ujar Jokowi lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gembong-warsono197.jpg)