Breaking News:

PSBB Bekasi

Tidak Pakai Masker, Pemuda di Bekasi Tidak Hafal Teks Pancasila saat Dihukum

Unsur Muspika Kecamatan Cikarang Pusat menggelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19, di Jalan Raya Kalimalang Pintu 11 Jababeka, pada Senin

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Unsur Muspika Kecamatan Cikarang Pusat menggelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19, di Jalan Raya Kalimalang Pintu 11 Jababeka, pada Senin (28/9/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Unsur Muspika Kecamatan Cikarang Pusat menggelar operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19, di Jalan Raya Kalimalang Pintu 11 Jababeka, pada Senin (28/9/2020).

Unsur Muspika yang terdiri dari Polsek Cikarang Pusat, Koramil, Kecamatan Cikarang Pusat, Satpol PP dan Petugas Puskemas merazia beberapa pengendara yang tak mengenakan masker.

Pengendara yang tak memakai masker langsung diberhentikan dan diberikan hukuman sosial, seperti push up, menyapu jalan dan membaca teks Pancasila.

Ada yang menarik dari operasi yustisi tersebut saat salah satu pengendara bernama Deni (24) yang melanggar karena kedapatan tidak menggunakan masker, menolak untuk membacakan teks pancasila.

Hingga membuat para petugas sempat bertanya kepada pemuda tersebut.

Dengan wajah malu pemuda asal Sukabumi menjawab bahwa tidak hafal teks pancasila dan meminta untuk di berikan sanksi lainnya.

"Aneh pemuda kok tidak hafal teks pancasila, kami ajarin dan berikan sanksi sosial lainnya bersihkan jalanan," kata Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cikarang Pusat, Damiri, pada Senin (28/9/2020).

Damiri menuturkan operasi bakal terus dilakukan dengan menyasar tempat aktivitas masyarakat seperti pasar, jalan raya maupun pusat perbelanjaan.

"Total dari awal sampai sekarang sudah ada sekitar 500 yang kami tindak karena melanggar protokol kesehatan, seringnya tidak pakai masker," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved