Breaking News:

Kisah Ojol Berusia 59 Tahun, Hujan-hujanan Ternyata Kena Order Fiktif, Tabungan Rp500.000 pun Raib

Bahkan, sudah rela hujan-hujanan untuk mengantarkan makanan pesanannya, tabungan Hamdani juga ternyata dikuras oleh seorang penipu.

(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Audy Hamdani (59), driver ojol warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang 

WARTAKOALIVE.COM, JAKARTA - Sungguh nahas nasib Audy Hamdani (59), pengemudi ojek online ( ojol) asal Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Berharap mendapatkan uang dari orderannya, Hamdani malah kena order fiktif.

Bahkan, sudah rela hujan-hujanan untuk mengantarkan makanan pesanannya, tabungan Hamdani juga ternyata dikuras oleh seorang penipu. 

 Proses Aborsi di Klinik Ilegal di Cempaka Putih ini hanya Memakan Waktu 5 Menit

 Sidak Lapas Napi Narkoba yang Kabur, tidak Ditemukan Tanah Bekas Galian, DPR : Tidak Masuk Akal

Dilansir dari Kompas.com, Hamdani mendapatkan order fiktif dan uang tabungannya ludes dikuras seorang penipu.

Dalam satu hari itu, Audy merugi ratusan ribu rupiah.

Padahal, dia biasanya hanya memperoleh pendapatan Rp 30.000 hingga Rp 70.000 jika orderannya ramai.

Hujan-hujan dan antarkan pesanan

Kisah bermula saat Audy mendapatkan pesanan 14 bungkus ayam geprek dan minuman dengan harga Rp 315.000.

Meski kondisi hujan, dia tetap berusaha sesegera mungkin mengantarkan makanan ke Jalan Taman Blimbing, Peterongan, Semarang Selatan.

Audy kebingungan lantaran setelah sampai di alamat yang dituju, ternyata rumah itu tak berpenghuni.

"Ada pesanan waktu 22 September sore. Waktu diantar ke alamat ternyata malah rumah kosong," jelas Audy saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2020).

Halaman
123
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved