Breaking News:

Pencemaran Nama Baik

Ada Rencana Damai, Polda Metro Siap Hentikan Proses Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok

Ada Rencana Damai, Polda Metro Siap Hentikan Proses Hukum Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok. Simak selengkapnya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya masih berkoordinasi dengan tim kuasa hukum Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terkait rencana perdamaian atau pencabutan laporan polisu kasus pencemaran nama baik Ahok, yang kini telah menyeret dua tersangka.

Karenanya pemberkasan kasus ini yang sudah siap dilimpahkan penyidik ke kejaksaan masih ditunda dahulu.

"Kami masih menunggu dan berkoordinasi dengan tim kuasa hukum pelapor. Karena ada rencana dan wacana perdamaian, dimana Basuki Tjahaja Purnama akan mencabut laporan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Minggu (27/9/2020).

Menurutnya bila memang pencabutan laporan dilakukan karena pelapor memaafkan kedua tersangka, maka proses hukum sangat mungkin tidak dilanjutkan atau dihentikan. "Jadi kita tunggu saja hasil koordinasinya seperti apa," kata Yusri.

Ini Sinopsis FIlm The Year of Living Dangerously, Bertema G30S/PKI Dan Dibintangi Mel Gibson

Sebelumnya dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan dua tersangka perempuan, pemilik akun Instagram yang dinilai mencemarkan nama baik Ahok dan keluarga.

"Pemberkasan kasus pencemaran nama baik Ahok, sudah selesai, dan siap dilakukan tahap satu atau pelimpahan ke kejaksaan oleh penyidik," kata Yusri Yunus, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya masih ada beberapa hal yang masih dikonfirmasi penyidk ke kuasa hukum Ahok, selaku pelapor kasus ini, untuk memastikan pelimpahan berkas, terutama soal wacana perdamaian.

"Kalau semuanya sudah beres, akan dilimpahkan. Intinya kasus ini untuk tahap satu sudah siap," ujar Yusri.

Dalam kasus ini, dua tersangka yang ditetapkan penyidik adalah KS (67), perempuan pemilik akun instagram @ito.kurnia, dan EJ (47),, juga perempuan, pemilik akun instagram @An7a_s679.

Pasukan Garuda Nusantara Siap Menghadapi Dinamo Zagreb, Senin (28/09/2020)

KS, diamankan polisi dari Bali, pada 29 Juli 2020, sementara EJ (47), diamankan dari Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/7/2020) lalu.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved