Breaking News:

Agama dan Negara Bagai Dua Sisi Mata Uang, Cholil Nafis: Sama-sama Harus Ditegakkan

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis menjelaskan mengenai antara agama dan negara.

Editor: Panji Baskhara
Dokumentasi KH Cholil Nafis
KH Cholil Nafis Lc Ph D 

"Semua ini menjadi sumber kekuatan manakala dapat dikoordinasi dengan baik," paparnya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) ini.

Namun, jikalau tak terkoordinasi dengan baik maka berbagai peran ini bisa menjadi perpecahan dan kelemahan.

Ketiga peran itu telah dilakukan oleh warga Nahdliyin cuma saya melihatnya masih kurang terkoordinasi dengan sempurna

Peran MUI Pusat sebagai Khotibul Hukumah (Mitra Pemerintah) melalui Komisi Dakwah sudah berjalan sesuai denga fungsinya.

Yaitu, Komisi Dakwah MUI telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Islam Wasathiyah yaitu menunjukkan jati diri umat Islam yang sesungguhnya.

Yakni, bahwa mereka menjadi yang terbaik, karena mereka berada di tengah-tengah, tidak berlebih-lebihan dan tidak mengurangi baik dalam hal akidah, ibadah, maupun muamalah, diiberbagai daerah Indonesia.

Bahkan, jadi suatu upaya untuk memelihara kehidupan berbangsa dan bernegara yang tetap harmonis dan damai.

Selain itu untuk meningkatkan ketaatan pengetahuan agama untuk menjaga umat Islam dari aliran sesat dan menyesatkan, sekaligus meluruskan kepada paham yang benar.

Menurutnya, masih banyak penyimpangan syariah bahkan aqidah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan Sosialisasi Islam Wasathiyah juga merupakan upaya untuk mengimbangi dan meluruskan opini-opini yang dikembangkan di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved